Kisah ‘Toa Lang’ di Klenteng Talang

talang
0 Komentar

Pengunjung pun bisa membaca berbagai kata-kata bijak yang tertera di luar dan di dalam kelenteng itu.”Bukan masjid, tapi dulu anak buah Cheng Ho yang beragama Islam memang beribadah di sini,” ujar Teddy ketika ditemui Radarcirebon.com di Kelenteng Talang, Jalan Talang, Kota Cirebon, Selasa (21/1).

Pria yang bernama lain Ciu Kong Giok mengatakan lantaran Kelenteng Talang merupakan satu-satunya bangunan yang ada kala itu. Kedekatan Konghucu dan Islam juga diperkuat oleh bendahara Keraton Cirebon saat itu, Tan Sam Cay Kong, yang sering berdoa di tempat itu. Nama menteri keuangan itu pun masih tertera di sebuah altar di rumah ibadah itu. Di atas altar itu tertera tulisan “Mengurus Keuangan dengan Jujur”.

Altar itu di sisi altar Nabi Konghucu (pendiri ajaran Konghucu) yang dilengkapi tulisan “Kebajikannya Manunggal dengan Langit dan Bumi”. Selain itu, pun ada papan yang menjelaskan garis keluarga Wali Songo yang masih memiliki darah Tionghoa. Ikatan antara agama Konghucu dan Islam masih tetap hingga sekarang.

Jika datang di siang hari, setidaknya pengunjung bisa menikmati lukisan indah pada pagar dinding di sisi kiri. Lukisan pertama bercerita tentang Nabi Konghucu yang sedang mengajar para pengikutnya. Lukisan kedua adalah cerita keperkasaan Jenderal Kwan Tee Kun yang patungnya juga ada di dalam Klenteng Talang. (wb)

0 Komentar