Perlu diketahui, Bataviaasch Genootschap, sebuah organisasi pelestarian kebudayaan yang dibentuk oleh Freemasonry di Hindia Belanda, pernah melaporkan bahwa pada tahun 1934 pernah dilakukan perekaman dan pencatatan oleh dinas arkeologi terhadap bangunan di Cirebon yaitu Bale Mangoe Astana Gunung Jati.
(bersambung)
