Penasaran Jalan Raya Daendels Bandung-Cirebon: Rutenya Karang Sembung-Liangjulang-Jatiraga-Cirebon

Jalan Raya Pos Bandung – Karangsambung (atas warna merah)
Jalan Raya Pos Bandung – Karangsambung (atas warna merah)
0 Komentar

Dari Karangsambung perjalanan dilanjutkan ke desa Liang-Djoelang (Liangjulang), lalu desaDawoean (Dawuan) yang termasuk kawasan Tjibioeh(Cibiuh–Cibiuk?), lanjut ke desa Batoe-Boejoek (Baturuyuk)– sekarang dusun Pos–bukan Baturuyuk 1 atau 2 (?), lalu ke desa Broedjoel (Burujul), lanjut melewati perkebunan tebu Djattiwanggi (Jatiwangi), masuk desa Tjikiroeh (Tjikroe–sering ditulis Tjikro, atau bahkan SIKARO (a.l. tahun 1686)–sekarang ini Cikro/Cikeruh/Sikaro itu yang mungkin menjadi Pos Boboko Sindangwasa [BISA JADI TADINYA DINAMAKAN “SIKARO” OLEH BELANDA–JADI terdenganr di telinga Sunda jadi “boboko”–karena pasti ini bukan tempat membuat boboko tempat nasi, bisa jadi juga TJIKRO itu sekarang jadi kampung CIKUYUK desa PASIR [dalam peta Belanda yang lain disebut nagarij Depokpassir]–terlampau jauh dari jalan (?), lalu masuk ke desa Pondej (Panday/Peundeuy–? belum terlacak), masuk desa Plasa (Palasah), desa Pandatar (Palahlar?), desa Bongas, desa Bendjaran (Banjaran), terus melewati Passar Parapattan (Pasar Parapatan).

Dari Parapatan lanjut ke desa Waringin (Ciwaringin), kemudian desa Pedjagan-asen (Pejagan Asem), lalu desa Gempol, lewat Fort Palimanan (Benteng Palimanan)–11 mil dari Cheribon/Cirebon, lanjut melewati Passar Djamlang (Pasar Jamblang), kemudian ke desa Karbarepan (Kebarepan), melewati perkebunan tebu Soerawingaoen (Surawinangun), masuk ke desa Peloemboeng (Plumbon), terus ke desa Karang-assem (Karangasem), lalu desa Wandasatoe (Wandasatu–sekarang Wadas/Wadaspos?), kemudian desa Djetis/Jetis, desa “yllssman” (Asinan?), terus desa TFeroe (Weru), melewati Passar Plered, lewat Loewar Kota (Luarkota–tidak jelas lagi sekarang sebagai desa apa, pernah jadi distrik dari Kabupaten Cirebon semasa ketika Kabupaten Majalengka–alias Majapaait–masih Kabupaten Maja), terus lanjut ke Tajngkil (Tangkil)–kediaman Residen, atau melalui Kamenka-gedeh (Kemlakagede)terus ke Cheribon (Cirebon). (Dari Karangsambung ke Cirebon sekitar 12 jam berkuda).

Jalan Raya Pos Jawa Daendels 1808

JALAN RAYA POS BANDUNG-SUMEDANGJalan Raya Pos Bandung – Karangsambung (atas warna merah)

KARANGSAMBUNG LUKISAN R.TOELAERLukisan “Kota” Karangsambung

JEMBATAN CIMANUK SUMEDANG KARANGSAMBUNGJembatan Cimanuk Sumedang-Karangsambung

TOMO BENTENG 1880Benteng Tomo (1880)

JALAN RAYA POS MAJALENGKA-CIREBONJalan Raya Pos Karangsambung-Cirebon

CIREBON 1877 KARANGSAMBUNG CIKIRUHPeta buatan 1877 Karangsambung-Parapatan

0 Komentar