Teka-teki Nyi Roro Kidul Putri Prabu Siliwangi, Penguasa Laut Selatan

Lukisan Kanjeng Ratu Kidul
Lukisan Kanjeng Ratu Kidul. Sumber: Istimewa
0 Komentar

Hingga pada suatu hari para selir dan anak-anak Prabu Siliwangi berkumpul untuk menyusun rencana guna menyingkirkan Putri Kandita. Seorang penyihir sakti ilmu hitam pun dilibatkan untuk mengeluarkan Putri Kandita dari istana Pakuan Pajajaran.

Akibat sihir tersebut Putri Kandita menderita kusta dan tubuhnya dipenuhi dengan borok yang mengeluarkan bau busuk. Prabu Siliwangi merasa sedih dengan sakit yang diderita anak kesayangannya itu. Tabib istana dilibatkan, namun tak ada satu pun yang berhasil menghilangkan sihir jahat tersebut.

Suatu hari para selir dan anak-anak mereka datang menemui dan menghasut Prabu Siliwangi. Mereka mengatakan jika penyakit Putri Kandita berbahaya dan bisa menular kepada sang raja, Siasat jahat ini menyarankan agar Prabu Siliwangi mengusur Putri Kandita dari Pakuan Pajajaran.

Baca Juga:Tuyul Tidak Pernah Mengincar Uang di ATM, Ini AlasannyaLagu Seorang Ibu Menidurkan Anaknya ‘Nina Bobo’, Ternyata Nama Bocah yang Meninggal Tragis di Tahun 1875

Awalnya Prabu Siliwangi menolak, namun denang berbagai pertimbangan akhirnya ia menyetujuinya. Tanpa sepengetahuan ternyata Putri Kandita mendengar pembicaraan tersebut. Ia sangat sedih dan kecewa hingga akhirnya melarikan diri dari istana.

Berhari-hari ia berjalan menjauh dari istana hingga sampailah di pesisir pantai selatan Jawa. Saat lelah menghampiri, Putri Kandita memutuskan untuk tidur di atas batu karang dan ditengah lelapnya ia bermimpi mendengar sebuah suara gaib yang menyuruhnya menceburkan diri ke laut agar penyakitnya dapat sembuh.

Putri Kandita yang terkejut dengan itu akhirnya terbangun. Ia meyakini suara gaib tadi merupakan wangsit yang harus dilaksanakan demi kesembuhan dirinya. Tanpa ragu ia menuju menerjang ombak Pantai Selatan dan seketika borok di kulitnya hilang.

Kesembuhan Putri Kandita tidak membuatnya kembali ke Pakuan Pajajaran. Ia lebih memilih tetap tinggal dan menetap di Pantai Selatan dan hidup bersama dengan penduduk sekitar yang bekerja sebagai nelayan tersebut.

Kecantikan Putri Kandita terdengar hingga ke kerajaan-kerajaan di Jawa saat itu. Banyak pangeran ingi mempersunting Putri Kandita namun gadis cantik ini tak satupun tertarik kepada mereka.

Putri Kandita selalu memberikan syarat yang berat untuk dapat memeprsuntingnya, yakni para pangeran harus dapat adu kesaktian di atas gelombang pantai laut selatan. Ternyata dari sekian banyak lelaki tak satu pun bisa mengalahkan kesaktian Putri Kandita.

0 Komentar