3 Kerangka Manusia di Situs Kumitir Era Majapahit, 2 Terindentifikasi di Kawasan Istana Bhre Wengker

Kerangak Situs Kumitir
Tim Antropologi Forensik Universitas Airlangga Surabaya mengidentifikasi kerangka manusia yang utuh di Situs Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabuoaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (16/3/2021).
0 Komentar

Naskah dan legenda peta menyebut ada suatu kompleks bangunan di sisi timur Trowulan yang disebut Kumitir (Kumeper versi Pararaton). Kumitir juga disebut sebagai tempat bangunan Pura van Wengker atau Compound of Wengker-Kadiri. Bhre Wengker merupakan raja bawahan atau vassal dari Majapahit yang menempati kompleks istana di Kumitir dengan masa abad ke-13 dan ke-14. Situs Kumitir bisa menjadi petunjuk dalam mencari kompleks istana atau kedaton Majapahit.

Negarakertagama memberi keterangan bahwa kompleks kedaton dikelilingi oleh istana para raja vassal atau bhre. Kitab ini juga mencatat, di timur, tersekat lapangan, menjulang istana ajaib Raja Wengker dan Rani Daha penaka Indra dan Dewi Saci berdekatan dengan istana Raja Matahun dan Rani Lasem, tak jauh di sebelah selatan kedaton Raja Wilwatikta (Majapahit).

Baca: Sunan Giri Jadi Raja Majapahit Selama 40 Hari?

Tim BPCB menemukan tiga kerangka manusia saat ekskavasi Situs Kumitir pada 3 Maret dan 9 Maret 2021. Ekskavasi yang Situs Kumitir yang memasuki tahap III pada 1-30 Maret 2021 ini merupakan lanjutan dari ekskavasi tahun 2020.

Baca Juga:Pukul Dada Balita hingga Terlempar, Kini Viral Video Pelaku dalam Sel Warga Binaan Ingin Hantam Kepalanya ke Terali BesiLokasi Pendaki Jatuh ke Jurang Dekat Pasar ‘Gaib’ Anjaya Gunung Lompobattang

Arkeolog BPCB Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho, mengatakan, dari tiga kerangka, hanya satu yang masih utuh. Sementara dua lainnya berupa potongan bagian kerangka individu.

Baca: Pajajaran Bukanlah Nama Kerajaan, Prabu Siliwangi Jenazahnya Diperabukan

“Ada bagian tungkai paha yang tertindih oleh lapisan batuan andesit bulat atau bolder,” ungkap Wicaksono di lokasi situs Kumitir, Selasa (16/3/2021).

Temuan itu, lanjut Wicaksono, memunculkan dugaan beberapa jasad manusia pernah dikubur di Sektor C Situs Kumitir. Untuk mengidentifikasi kerangka yang ditemukan saat penggalian pada Rabu (3/3/2021) itu, tim BPCB mengandeng tim Antropologi dari Universitas Airlangga Surabaya.

Kerangka yang utuh itu ditemukan pada 9 Maret, tepat di sebelah utara serpihan tulang yang didapati pertama kali. Kerangka itu dalam posisi tengkurap dengan tangan berada di samping. Ada sedikit rongga antara lapisan boulders dan kerangka.

”Kami temukan kerangka individu utuh dari tengkorak sampai kaki,” ujar Wicaksono.

Tim Antropolog Unair hanya membawa bagian kerangka manusia yang tidak utuh. Sementara kerangka yang utuh dijaga untuk kepentingan penelitian lebih lanjut.

0 Komentar