Jakataruna berasal dari Blambangan (Banyuwangi) hal tersebut dibuktikan dari peninggalannya (Angklung Bungko) yang hingga kini masih ada di desa Bungko, Angklung tersebut sama persis dengan Angklung yang berasal dari Blambangan.
Menurut kisahnya, disela-sela kesibukannya sebagai Ki Gede dan Laksamana, Ki Gede Bungko gemar memainkan musik angklung (alat musik yang terbuat dari bambu), untuk menghibur diri, alat musik itu hingga kini masih dapat ditemui di desa Bungko.
Menurut cerita para tetua di Desa Bungko, selain dikenal dengan nama Ki Gede Bungko dan Jakataruna, tokoh ini juga dikenal dengan nama Syekh Benting.
Baca Juga:Mengungkap Nama Pekalangan, Salah Satu Kelurahan Kota CirebonVideo Tentara Zionis Mengemis Simpati Barat
Ki Gede Bungko wafat di desa Bungko dan dimakamkan di tempat itu juga, namun ada versi lain yang menyatakan bahwa jasad Ki Gede Bungko sebetulnya dimakamkan di Astana Gunung Jati. (*)
