3 Tahi Lalat Membentuk Segitiga, Apakah Anda Memiliki Ciri Keturunan dari Prabu Siliwangi?

190600
0 Komentar

Dikisahkan Prabu Surawisesa sendiri akhirnya masuk Islam dan menikah dengan Kiranawati. Kiranawati wafat pada 1579, dimakamkan di Ratu Jaya, Depok. 

Tentu masih banyak lagi jalur lain dalam nasab silsilah ke Prabu Siliwangi (Sri Baduga Maharaja). Misalnya dari Kerajaan Pasirluhur, Kerajaan Dayeuhluhur, Nusa Tembini, Talagamanggung, Kerajaan Sumedang Larang, Kerajaan Galuh Salawe, Kerajaan Imbanagara, Kerajaan Jampang Manggung, Kandangwesi, Cangkuang dan lain sebagainya hingga jejaknya belum terkodifikasi dengan baik dan belum lengkap hingga sekarang.

Mengutip naskah Sunda kuno yang ditulis di atas kulit pohon (daluwang) yang kini disimpang di Museum Geusan Ulun Sumedang yakni “Naskah Cariosan Prabu Siliwangi” yang ditulis tahun 1435 M dan disalin ulang beberapa kali hingga abad ke-19. Dalam kisah Cariosan Prabu Siliwangi, menerima persembahan para putri atau adik raja untuk dinikahi Prabu Siliwangi. Pernikahan itu lebih banyak bersifat politis dalam upaya menyatukan federasi kerajaan Galuh dan federasi Kerajaan Sunda menjadi satu Kerajaan yang disebut Kerajaan Sunda dan kita mengenalnya lebih populer sebagai Kerajaan Pajajaran. Dalam naskah itu, Prabu Siliwangi menyatakan boleh menisbatkan leluhur dari silsilah para putri itu kepadanya, baik keturunan biologis maupun keturunan spiritual. Oleh karena itu, di zaman sekarang kita mengenal seseorang sebagai titisan Prabu Siliwangi meskipun, mungkin secara biologis tidak bernasab ke Prabu Siliwangi.

Rujukan

  1. “Babad Prabu Siliwangi, Syekh Siti Jenar dan Penyebaran Islam di Betawi” republika.co Selasa 22 Mar 2016. Diakses 18 September 2021. 
  2. Atja (1968). Carita Parahiyangan: Naskah Titilar Karuhun Urang Sunda. Bandung,  Jajasan Kebudajaan Nusalarang.
  3. Danasasmita, Saleh. 2014. “Menemukan Kerajaan Sunda”. Bandung: Kiblat Buku Utama.
  4. Hageman, JJ. 1852. “Geschiedenis der Sundalande”. Monograf. Batavia : Lango versi digital
  5. Permana, Agus Setia., “Pakuan (1482-1579): Upaya rekonstruksi sejarah melalui sumber tradisional dan sejarawan modern”. tuturussangrakean.blogspot.co.id   
  6. Mago: Cruzada dos Feiticeiros Perseguidores do Vácuo. Site.google.com
  7. “Kesedihan di Balik Prasasti Batutulis” oleh Irfan Teguh 24 September 2017. Tirto.id Diakses 21 Nopember 2019
  8. Tresnawati, Euis.,. “Kerajaan Sumedang Larang” E-Jurnal “Patanjala” Kemendikbud. pdf
  9. “Naskah Asli Cariosan Prabu Siliwangi” digitalisasi EFEO pada flip book maker
  10. “Cariosan Prabu Siliwangi” balangantrang Diakses 2 Juni 2019
  11. Sunarto H. & Viviane Sukanda-Tessier (Ed). 1983. “Cariosan Prabu Siliwangi”. Lakarta; Bandung: Lembaga Penelitian Perancis untuk Timur Jauh ; Ecole francaise d’Etreme-Orient. (EFEO).
0 Komentar