“Kami merujuk dari Bekasi bahwa pada tanggal 7 November akan diumumkan untuk seleksi P3K teknis, tapi sebelum tanggal 7 November itu sudah muncul. Di Kuningan juga sudah muncul juga di tanggal 10 November, Indramayu juga muncul. Tapi di Kota Cirebon tidak muncul, yang muncul malah tenaga kesehatan dan pendidikan, teknisnya tidak ada,” imbuhnya.
Sebelumnya, Walikota Cirebon Nashrudin Azis pada saat audensi akan mengupayakan usulan dan harapan petugas Damkar. Dan meminta insan balakar terus meningkatkan kualitas SDM yang menjadi pasukan serba guna.
“Kami dari pemerintah Kota Cirebon akan mengupayakan semaksimal mungkin apa yang menjadi harapan serta berkoordinasi dengan BKPSDM dan mengusulkan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpan RB,” katnya.
Baca Juga:Kecelakaan Maut Tol Cipali KM139, 3 Orang TewasAdakah Apokaliptik di Balik Kematian 4 Anggota Keluarga di Kalideres?
Azis menambahkan, keberadaan petugas Dinas Damkar cukup penting dan dibutuhkan oleh masyarakat.
“Tidak hanya mengatasi kejadian kebakaran saja, namun menjadi petugas serba guna, sehingga Pemkot berharap terus meningkatkan kualitas SDM dan keahlian dengan baik,” tutupnya. (*)
