Dihadiri Polmak Kraton Kasepuhan, Pelal Ageng Panjang Jimat Kraton Kanoman Cirebon

d8b9a055 5472 44e1 a7e9 f8ceb6b61dcf 1170x658 1
0 Komentar

Sehingga dalam semua rangkaian acara ritual dan tradisi yang ada di Keraton Kanoman, malam panjang jimat (Maulid Nabi Muhammad SAW) ini merupakan acara ritual terbesar, karena Nabi Muhammad SAW menjadi sebab adanya dunia dan alam semesta, sementara kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi sebab terangnya cahaya Islam bagi alam semesta.

“Pada peringatan Panjang Jimat (muludan) kali ini, Keraton Kanoman melaksanakanya secara sederhana dan khidmat. Hal ini dikarenakan mewabahnya Covid -19 yang saat ini melanda hampir diseluruh belahan dunia termasuk di Indonesia, sesuai dengan himbauan dari pemerintah Kota Cirebon dan pihak kepolisian,” ujar Arimbi.

Sementara, dalam pelaksanaan peringatan Pajang Jimat (muludan) tahun ini, tampak hadir Polmak Keraton Kasepuhan Rahardjo Djali di Bangsal Prabayaksa, Kamis (29/10/2020) malam.

Baca Juga:Rayakan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, Begini Pesan Polmak Kraton KasepuhanKuasa Hukum Ahli Waris SS XI: Jangan Ada Pihak-pihak yang Menunggangi

“Kita memperingati maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam pada hari ini dengan menyampaikan selawat kepadanya, seraya mengingat beratnya perjuangan beliau dalam membawa kebenaran, tuntunan, dan teladan bagi umat manusia,” ujar Rahardjo DjaliKamis (29/10).

“Tradisi pelal Maulud Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah tradisi ysng harus dipelihara dan dilestarikan. Tuntunan dan keteladanan baginda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallamtu memandu kita dalam membangun Cirebon yang maju,” pungkasnya. (*)

0 Komentar