Menengok Perahu Tembon Pesisir Utara Jawa Barat

42449517 1872843829468384 7724091909798363136 n
KOLEKSI POTO JENIS JENIS PERAHU DI PANTAI UTARA JAWA - MADURA KARYA : JOPIE WANGANIA ( PERPUSNAS )
0 Komentar

Perahu tembon banyak diproduksi di Gebang, satu desa nelayan berjarak 10 km timur Cirebon. Ukuran perahu ini bervariasi, ada kecil, sedang dan besar. Kecil, berukuran 6×1,50×0,50 m, ukuran sedang sampai besar antara 9,50-15×2,25-3×1, 10-1,50 m, terbuat dari kayu jati, berlinggi depan tinggi dan lancip. Tinggi linggi (bagian kepala depan kerangka perahu) depan 2,33 m dan bagian yang terlebar 0,86 m. Linggi belakang tingginya 0,85 m. Perahu tembon dicat dengan warna-warni cerah, merah, putih, kuning, hijau, biru dengan motif hiasan beranekaragam diantaranya gelombang, untaian bunga, dan daun.

Bagian perahu tembon terdiri dari kerangka dasar, yaitu lunas, linggi atau kepala perahu depan dan belakang, gading-gading, tiang layar di bagian tengah dekat haluan. Di buritan terdapat sanggan layar, dan sumbi-sumbi tempat gagang kemudi diletakkan, sepotong papan di atas badan perahu kiri dan kanan, yang disebut dapur yang diatasnya ditancapkan sanggan layar yang bentuknya seperti sayap burung sedang terbang sebagai tempat meletakkan layar yang digulung.

Umumnya diukir dan diberi cat warna-warni. Di depan sanggan layar tertancap pula sebatang balok bermotif totem dengan cat warna-warni yang disebut sumbing dan berfungsi untuk tempat meletakkan gagang kemudi sewaktu perahu sedang berlayar. Kemudi terbuat dari kayu jati berukuran 3,40 x 0,26 x 0,09 m.

Baca Juga:Dewan Rakyat BerdiriPerlawanan Pattimura Berujung di Tiang Gantungan

Di atas perahu terdapat papan-papan dek yang disebut tataban. Badan perahu kiri dan kanan disebut golak kiri dan golak kanan dibuat dari papan-papan dek yang disebut golak kiri dan golak kanan yang dibuat dari papan-papan kayu jati. Di bagian tengah di atas perahu terdapat sepotong papan yang letaknya lebih tinggi beberapa sentimeter dari tataban, di atas papan yang disebut pulangan ini terdapat lobang tempat tiang layar diletakkan.

Pada tembon besar terdapat andang-andang, yaitu bambu-bambu yang letaknya melintang sejajar dengan panjang perahu di bagian tengah dari tiang layar sampai di atas sanggan layar, biasanya terdapat dua jajar andang-andang, atas dan bawah. Andang-andang berfungsi sebagai tempat menggantung peralatan dan perlengkapan menangkap ikan, berupa keranjang-keranjang ikan yang disebut loak, dan alat menangkap ikan yaitu jala dan jaring dogol. Perahu tembon menurut ukurannya digunakan oleh 2, 3, atau 7 orang nelayan. (*)

0 Komentar