SEPANJANG tahun 1817 adalah masa-masa yang mengesalkan bagi Belanda. Baru saja mendapatkan kembali Kepulauan Maluku dari Inggris, yang terjadi kemudian justru tak seindah yang semula dibayangkan. Di bawah komando Kapitan Pattimura, rakyat Maluku kompak melawan Belanda dan menimbulkan kehancuran bagi mereka.
Tanggal 16 Desember 1817, tepat hari ini persis dua abad lalu, Pattimura dan beberapa orang pejuang Maluku lainnya, yakni Anthony Reebook, Philip Latumahina, serta Said Parintah, digantung di depan Benteng Nieuw Victoria, Ambon. (*)
