Mencari Terang Petengnya Sultan Matangaji (Bagian Kelima)

10612c1f41ff4205a8774fd4671910bf
Gerbang Kraton Kasepuhan tahun 1912 (KITLV)
0 Komentar

RADEN Kertawijaya (uak Dalem Indramayu Raden Semangun) dan Raden Welang, diberi tugas untuk menjaga perbatasan di Indramayu, dengan membawa 40 prajurit. Oleh Raden Semangun, Raden Kertawijaya diminta bantuannya untuk menumpas pemberontakan yang dipimpin oleh Bagus Rangin dan pamannya, Bagus Serit. Segala upaya yang telah dilakukan oleh Dalem Indramayu mengalami kegagalan, bahkan Patih Astrasuta tewas dikeroyok oleh para pemberontak. Raden Kertwijaya bersedia membantunya terutama karena alasan masih keluarga, meskipun belum mendapatkan restu dari Sultan Matangaji.

Raden Kertawijaya melihat persoalan pemberontakan menjadi kewajiban serdadu Batavia untuk menumpasnya. Namun para serdadu justru diperintahkan oleh Daendels berdiam diri di Benteng Palimanan. Hal itulah yang membuatnya marah besar. Puluhan serdadu akhirnya dibantai oleh Raden Kertawijaya, Raden Welang, dan 40 prajurit pengikutnya. Seorang serdadu yang selamat mengirimkan surat kepada Daendels. Setelah membacanya, Daendels geram, mengeluarkan sumpah-serapah, lalu mengirimkan surat kepada Sultan Matangaji, meminta untuk sesegara mungkin menangkap pelakunya.

Soldat ingkang ambakta. Gegantjangan lawan niki. Kanggé kontjuk ingGusti Gupernur Djéndral. Mapan sampun tjaos karsa. Serat sampun inggusti. Anulia énggal binuka. Serat binanting tumuli. “Loh babi, Tjerebonandjing. Maén kurang adjar iku.” Nulia damel serat énggal. KanggéSultan Tjerebon mangkin. Mapan andjuluk katangkepé parusuhan. RadénKarta lan Dén Welang kang wis nganiaja. Anang Bénténg Palimanan.Akéh soldat pada mati.

Baca Juga:Mencari Terang Petengnya Sultan Matangaji (Bagian Keempat)Mencari Terang Petengnya Sultan Matangaji (Bagian Ketiga)

(Serdadu yang membawa [surat]. Dengan segera. Buat Gusti GubernurJenderal. Maka sudah diberikannya. Surat sudah pada Gusti [Daendels].Segara dibukanya. Kemudian surat dibanting. “Loh, Cirebon babi, anjing.Kamu bermain kurang ajar.” Lalu [Daendels] segera membuat surat. BuatSultan Cirebon. Yaitu meminta pemberontak ditangkap. [Sebab] RadenKertawijaya dan Raden Welang sudah menganiaya [para serdadu]. DiBenteng Palimanan. Banyak serdadu yang tewas)

(bersambung)

0 Komentar