Gemeentehuis: Balai Kota Cirebon Karya Joost Jacob Jiskot, Anggota Freemason

download 2
Gemeentehuis (Gedung Balai Kota) Cirebon karya arsitek Freemason J. J. Jiskoot yang dibangun tahun 1927 berada di Jalan Siliwangi. (KITLV)
0 Komentar

Ariodinoto, disebutkan sangat menentang jika haji dan penghulu dilepaskan ke masyarakat. Sebagaimana diketahui, sikap Ariodionoto menunjukkan keengganan dan kekhawatiran akan hadirnya pengaruh gerakan Islam yang tengah bertujuan melepaskan diri dari Kolonialisme Belanda.

Tahun 1928, Freemason dari Cirebon mengikuti kegiatan perayaan Sint Jan di Loge “Humanitas” Tegal dengan struktur baru pengurusnya adalah H. F. Jantzen sebagai ketua dan J.Remmers sebagai sekretaris. Keduanya adalah aktifis Freemason yang berasal dari Cirebon dan dengan begitu, posisi ketua Kring Cirebon diduduki oleh Ir. H. Th. Adams dikutip dari Indisch Maçonniek Tijdschrift, 34e Jaargang, 1928-1929, 1929.

Pada tahun berikutnya Th. Adams tidak melaporkan aktifitas apapun kepada loji di atasnya. Sedangkan dilaporkan tahun 1929, seorang pekerja di Stasiun Ardjowinangoen bernama Willem Adolph Westerdijk Bordijk, diangkat menjadi seorang Freemason namun bukan bergabung dengan Kring Cirebon atau loji ‘Humanitas’ melainkan ke loji St. Jan Bandung dikutip dari Indisch Maçonniek Tijdschrift, 36e Jaargang, 1930-1931, 1930. (*)

0 Komentar