CARUBAN NAGARI-Sebaran peninggalan bersejarah yang ada di Cirebon, Jawa Barat, banyak ditemukan. Satu di antaranya Situs Batu Tulis China yang terletak di Desa Ciawi Japura, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon.
Di desa tersebut terdapat tiga batu tulis berukuran besar saling berjejer. Situs ini sudah mendapat pengakuan dari Badan Purbakala Serang, Banten.
Di prasasti pertama terbuat dari batu andesit. Ukuran batu tersebut panjangnya sekitar 3 meter dan lebar 2 meter dan ketebalan atau tinggi sekitar 2 meter. Tulisan China kuno yang ada pada batu tersebut berukuran 103 cm x 84 cm yang terdiri dari empat baris membujur dari atas ke bawah dan satu baris melintang dari kiri ke kanan di bagian atas.
Dok. Syahbana Facebook
Baca Juga:Beredar 3 Kelompok Besar Penerima Vaksin, Pemerintah Jawa Barat Tambah Jumlah Daerah yang Ikut PKMM 11-25 Januari 2021Penguntit Habib Rizieq Shihab, Komnas HAM: Ada 2 Mobil Avanza Bukan Tim Polda Metro Jaya
Terjemahan dari prasasti tersebut berbunyi makam ayahanda Bapak Xii Ya Xiao dari Dinasti Qing yang berasal dari Desa Xi Qi Xii Kabupaten Jie Yang Karesidenan Chao Zou dan makam ibunda keluarga XII dari Suku (marga) Lin diletakkan bersama-sama oleh putra-putranya yang berbakti yaitu Qian Wan, Qian jian, Qian Cheng, Qian Ying pada tahun ke-28 pemerintahan Dao Guang (1484 M).
Untuk prasasti kedua terbuat dari bahan yang sama, dari batu andesit yang terdapat di tanggul ke-4 sebelah timur. Ukuran batu ini sekitar 100 cm dengan lebar sekitar 80 cm.
Dok. Syahbana Facebook
Namun ketinggian dan ketebalan batu ini belum bisa diketahui karena sebagian bidangnya terpendam dalam tanah. Tulisan dalam prasasti kedua ini berbunyi Hou Fu yang jika diterjemahkan berarti Dewa Bumi.
Situs purbakala secara geografis, berada pada posisi 108° 35′ 792″ BT dan 06° 51′ 723″ LS dengan ketinggian sekitar 190 m dpl, dan menempati luas sekitar 10 x 50 m. (*)
