CARUBAN NAGARI-Politikus dari Fraksi PDIP Ribka Tjibtaning menolak program vaksinasi corona yang telah dimulai, Rabu 13 Januari 2020. Tak pelak, penolakan ikut vaksin corona memantik kontroversial. Apalagi, anggota Komisi Kesehatan DPR itu memilih membayar denda ketimbang disuntik vaksin corona.
Baca:
Begini pernyataan Ribka Tjiptaning saat menolak vaksinasi dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin kemarin:
Yang kedua, kalau persoalan vaksin. Mana ini si Saleh ini pergi. Saya tetap tidak mau divaksin maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin, saya udah 63 nih, mau semua yang usia boleh, tetap, di sana pun hidup di DKI semua anak cucu saya dapat sanksi lima juta, mending gua bayar. Mau jual mobil kek.
Baca Juga:Usai Waterboom Lippo Cikarang Milik James Riadi Disegel, Mengapa Kapolsek Cikarang Selatan Dicopot?Selain Garuda Indonesia dan Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Supadio, Sriwijaya Air dan Batik Alami Serupa
Bagaimana orang Bio Farma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain. Ini pengalaman saya ini Saudara Menteri.
Ini saya omong lagi nih di rapat ini ya. Vaksin untuk antipolio malah lumpuh layu di Sukabumi. Terus anti kaki gajah di Majalaya mati 12 (orang), karena di India ditolak, di Afrika ditolak, masuk di Indonesia dengan 1,3 triliun, waktu saya ketua komisi. Saya ingat betul itu, jangan main-main vaksin ini, jangan main-main.
Saya pertama yang bilang saya menolak vaksin, kalau dipaksa pelanggaran HAM. Nggak boleh maksa begitu, terus saya tanya ini yang mau digratisin semua rakyat ini yang mana wong ada empat, lima macam ada yang harga 584 ribu, ada yang 292 ribu, ada yang 116 ribu, ada yang 540 ribu sampe 1.080.400 ada yang 2.100.000 pasti yang murah kalau orang miskin.
Nah wong masalah rapid, masalah swab aja, saya kemarin bilang Bu Penny, nggak ada harga eceran tertinggi itu berapa. Ada rumah sakit swasta tuh Abdi Waluyo saya tanya berapa itu swab, dokter kalau satu hari dok itu 6 juta 500 ribu, tapi kalau hasilnya tiga hari itu 3 juta 500, loh ini patokannnya emang lama pemeriksaannya apa karena duitnya. Saya kemarin di klinik yang lain 900 ribu, hari Sabtu, negatif. Daripada di DPR nanti nama gue tercatat di DPR ikut jadi proyek, ogah.
