Pemicu Gempa, 31 Sesar Aktif di Pulau Jawa, Termasuk di Dalamnya Sesar Cirebon

Sebaran sesar aktif di Pulau Jawa yang berjumlah 31 sesar aktif. Sumber: Buku PuSGeN 2017
Sebaran sesar aktif di Pulau Jawa yang berjumlah 31 sesar aktif. Sumber: Buku PuSGeN 2017
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Sesar Garsela adalah salah satu sesar yang paling aktif di Jawa Barat. Sesar Garsela ini membentang dari Kabupaten Garut hingga Kabupaten Bandung bagian selatan. Jika ditarik garis lurus, panjang Sesar Garsela ini adalah 42 km.

Menurut penelitian Andri Dian Nugraha dari Global Geophysics Research Group Institut Teknologi Bandung (ITB), sesar Garsela dibagi dua segmen, yaitu Rakutai sepanjang 19 km dan Kencana sepanjang 17 km. Meski diketahui segmennya, untuk kepentingan mitigasi masih diperlukan pemetaan dengan skala rinci.

Baca:

Keberadaan sesar Garsela ini menambah kompleks sumber gempa di Jawa Barat. Kajian Pepen Supendi dari Teknik Geofisika ITB dan tim yang dipublikasikan di jurnal Geoscience Letter tahun 2018 berhasil mengidentifikasi 168 lokasi sumber gempa dangkal, kurang dari 30 km, di Jabar pada 2009-2015.

Baca Juga:Sebut Sesar Lembang Membentang 29 Kilometer ‘Tidur Nyenyak’ BMKG Ingatkan Potensi GempaInilah Sosok yang Meragukan Gunung Ciremai Meletus Akibatkan Gelombang Tinggi di Pantai Utara Cirebon

Gempa-gempa ini diduga berkaitan dengan aktivitas sesar Cimandiri, Lembang, dan Baribis, juga zona sesar lokal di Garut Selatan yang diberi nama Garsela.

Dalam tulisan ilmiah itu juga disebutkan, aktifnya sesar-sesar di Jabar berpotensi memicu bencana karena lokasinya yang berdekatan dengan kawasan berkepadatan penduduk tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, populasi di Jabar mencapai 46.183.642 dan sebagian besar tinggal di dekat jalur patahan.

Selain sesar Garsela, jalur patahan di darat yang paling dikhawatirkan di Jabar adalah sesar Lembang yang memanjang 29 kilometer arah timur-barat di utara Bandung. Jalur sesar ini melewati bangunan perumahan, sekolah, hingga bangunan militer.

Sesar aktif adalah salah satu sumber pemicu gempa bumi (gempa) yang terletak di darat. Dalam buku Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) 2017, disebutkan bahwa jumlah segmen sesar aktif yang dimiliki Indonesia adalah 295 sesar aktif. Keberadaan sesar aktif mutlak perlu diketahui guna meminimalkan risiko akibat gempa bumi yang timbul apabila sesar aktif ini bergerak.

Hal yang perlu diketahui meliputi lokasi, sebaran, zona sesar aktif, dan karakteristik sumber gempa bumi.Dari 295 sesar aktif yang sudah dipetakan, 31 diantaranya berada di Pulau Jawa. Tidak heran jika penduduk di Pulau Jawa sering merasakan gempa bumi terjadi di sekitarnya.

0 Komentar