Takutnya Pemilik Jargon ‘Kepret bae Setan belek, Setan engklek’ Saat Disuntik Vaksin Covid-19

Ekspresi Ustad Ujang Bustomi saat disuntik vaksin covid-19. Foto: Andri Wiguna/Radar Cirebon
Ekspresi Ustad Ujang Bustomi saat disuntik vaksin covid-19. Foto: Andri Wiguna/Radar Cirebon
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Beberapa negara memprioritaskan lansia mendapat vaksinasi COVID-19. Namun program vaksinasi di Indonesia justru menempatkan influencer dalam kelompok awal penerima vaksin. 

Pemerintah Indonesia telah menetapkan kelompok prioritas penerima vaksin, yakni tenaga kesehatan, tokoh agama, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, peserta BPJS, dan masyarakat berusia 18-59 tahun. Keenam kategori tersebut tidak mencantumkan kelompok lansia (masyarakat berusia di atas 60 tahun).

Alasan keamanan dan keterbatasan jumlah vaksin Sinovac diyakini menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk tidak memasukkan kelompok lansia di tahap awal program vaksinasi. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), lansia dimasukkan ke dalam tahap kedua vaksinasi.

Baca Juga:Kasur Seprei Bolong Gosong, Batu Meteor Jatuh di Kampung MojopahitGempa Susulan Guncang Mamuju, Terasa Keras Warga Panik

Tapi saat ini, Lansia sudah dijadikan salah satu sasaran prioritas penerima vaksinasi COVID-19, meski sebelumnya sempat tidak dimasukkan dalam kelompok penerima awal. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa ini merupakan bentuk komitmen pemerintah menjamin hak kesehatan.

Di Kabupaten Cirebon, Pengasuh Padepokan Anti Galau yang juga Youtuber, tercatat sejak akun YouTubenya dibuat 12 Januari 2020, Kang Ujang telah memiliki 4,98 juta subscriber, sudah ditonton 692.629.624 kali saat artikel ini ditulis.

Para sakreber dan shockbreker (istilah khusus yang disematkan Kang Ujang untuk para penikmat konten videonya, plesetan dari Subscriber) begitu betah dan ikut “hadir” dalam setiap aksi Kang Ujang.

Magnet sang pemilik jargon “kepret bae setan belek, setan engklek” ini, rupanya telah menarik perhatian warga Cirebon dan sekitarnya. Bahkan, artis-artis layar kaca yang sudah terkenal lebih dulu darinya.

Sebagai influencer di Kabupaten Cirebon, Ustaz Ujang Bustomi menjadi salah satu sasaran utama vaksinasi Covid-19 perdana di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (1/2). 

Setibanya di PKM Sumber, Ujang Bustomi terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan oleh petugas puskesmas dan langsung dikawal oleh Bupati Cirebon, untuk mendapatkan vaksin. 

Ustad Ujang Bustomi sempat ketakutan disuntik vaksin covid 19. Dari pengakuannya, baru pertama kali disuntik.

0 Komentar