Selanjutnya, Majapahit yang merupakan kedatuan bakau kedua. Wilayahnya selain terkait persebaran Rhizophora stylosa, juga Rhizophora mucronata sebab sudah mengetahui Madagaskar.
Rhizophora stylosa dikenal sebagai bakau kecil. Disebut kecil karena tingginya hanya sekitar 10 meter. Habitat bakau ini beragam. Mulai dari lumpur, pasir, pecahan batu atau karang. Atau pula dari tepi pantai hingga daratan kering, seperti tepian pulau yang berkarang. Di Indonesia, tersebar di Jawa, Sumatera, Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Sulawesi, Maluku dan Papua. Juga tersebar di Filipina, Papua Nugini, Australia, Malaysia dan Taiwan.
“Kesimpulannya, bakau memiliki pusat keragaman jenis di kawasan tropika Nusantara dan memengaruhi peradaban bangsa yang tinggal bersamanya yakni Austronesia. Bangsa di Nusantara yakni Austronesia dan Melanesia memanfaatkan bakau utk berbagai keperluan dari makanan, bangunan, pembuatan kapal, pewarna hingga obat. Bakau juga menjadi benteng dari badai, menjaga ketersediaan logistik dan air tawar.” (*)
