CARUBAN NAGARI-Tim penyelamat India menambah pasukan tim pencarian atas warga yang hilang, dan dikhawatirkan tewas, akibat gelombang besar di sebuah sungai di Uttarakhand, India, pada Minggu, (7/2/2021).
Pada hari Minggu siang, sebuah bendungan di hulu sungai Rishi Ganga di Uttarakhand hancur akibat terhantam gletser yang meluncur dari pegunungan Himalaya. Warga buru-buru diungsikan, sementara tinggi permukaan air di sungai tersebut meningkat dengan cepat.
Tayangan video dari kanal TV ANI menunjukkan bagaimana air membentur dam dan menghanyutkan sebagian dam serta apapun yang ia lewati.
Baca Juga:Banjir Majalengka, 5 Desa 250 Rumah TerendamSyekh Rajab Dieb Suriah Mimpi Bertemu Rasulullah, Habib Luthfi Duduk Disamping Nabi Muhammad
“Terbentuk awan debu ketika gelombang air itu lewat. Tanah bergoncang seperti sedang tejradi gempa bumi,” kata warga setempat, Om Agarwal, kepada Indian TV.
https://twitter.com/DDNewslive/status/1358611513112723456?s=20
Kepada Reuters, seorang saksi mata bernama Sanjay Singh Rana yang juga tinggal di dataran atas desa Raini, mengaku melihat ‘dinding’ debu, bebatuan, dan air ketika gelombang besar menuruni lembah sungai.
“Kejadian berlangsung sangat cepat, tak ada waktu untuk saling mengingatkan,” kata Sanjay. “Saya merasa kami pun saat itu bakal ikut hanyut.”
https://twitter.com/ITBP_official/status/1358408042014859272?s=20
Melansir Al Jazeera, Chief Minister Trivendra Singh Rawat mengatakan bahwa “tujuh jenazah telah ditemukan di lokasi dan operasi pencarian masih berlangsung.”
Om Prakash, sekretaris negara bagian Uttarakhand, menegaskan bahwa meski semula 150 orang dikhawatirkan tewas, “angka yang sebenarnya belum sanggup kami konfirmasi.”
Kebanyakan orang yang hilang adalah para pekerja dari dua pembangkit listrik yang ikut tersapu gelombang besar sungai, seperti disampaikan kepala polisi Uttarakhand Ashok Kumar.
“Ada 50 pekerja di pembangkit listrik Rishi Ganga, dan kami belum mendapat informasi apapun tentang mereka. Sejumlah 150 pekerja berada di Tapovan,” kata dia. “Sekitar 20 orang tersekap di dalam terowongan bawah tanah. Kami sedang berusaha menjangkau mereka.”
Baca Juga:Bencana Gempa Gelombang Air Laut, dari Kerajaan Buleleng Terkubur di Pesisir Utara hingga Penobatan Prabu Siliwangi20-30 Detik Gempa Cirebon Paling Menderita, 200 Rumah Remuk
Sementara jalan utama ikut terbawa arus, terowongan tersebut kini telah terisi lumpur dan bebatuan. Tim penyelamat paramiliter India harus menuruni tebing bukit menggunakan tali agar bisa mengakses ujung terowongan tersebut.
