CARUBAN NAGARI-ASTRA Tol Cipali terus melakukan upaya normalisasi lalu lintas di KM 122 pasca terjadinya keretakan jalan di KM 122 arah Jakarta. Hal ini dibuktikan dengan dioperasikannya pengaturan contraflow yang semula 9 Km menjadi 1 Km mulai dari KM 121+800 sampai KM 122+800 sesuai jadwal.
Baca: Terungkap, Ini Penyebab Tol Cipali KM 122 Ambles
Sementara itu, Kondisi lalu lintas Jalan Tol Cipali saat ini terpantau ramai lancar dan dapat dilalui dengan aman.
Dilansir dari Kantor Berita RMOLJabar, pelaksanaan contra flow 1 Km ini bertahap dari sebelah timur KM 126, kemudian sebelah barat KM 117. Diharapkan lalu lintas lebih lancar dan Tol Cipali siap melayani arus utama logistik, yang biasanya melalui jalur Pantura. Namun saat ini belum dapat beroperasi secara normal diakibatkan masih tertutup oleh genangan air.
Baca Juga:Praktik Aborsi Ilegal, Tersangka Mantan Tukang Bersih-bersih Klinik AborsiKNKT: Sriwijaya Air SJ182 di Ketinggian 10.900 Kaki Arah Pesawat 16 Derajat Lalu Menunduk 20 Detik FDR Berhenti Merekam
“Untuk tahap berikutnya dilakukan pembuatan jalan sementara sepanjang 200 m yang saat ini sedang dilakukan land clearing dan sheetpile atau penanaman pondasi baja yang berguna untuk menahan pergerakan tanah. Saat ini sheetpile sudah terpasang sepanjang 7 m. Diprediksi pekerjaan pembuatan jalan di median ini akan dioperasikan secara normal dalam 10 hari kedepan,” jelas Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali, Agung Prasetyo, Kamis (11/2).
Dengan selesainya pembuatan jalan sementara ini, kata dia, maka pengguna jalan dapat berkendara sesuai lajur masing-masing yang nantinya tidak ada lagi contraflow di Ruas Tol Cipali.
“Menjelang libur long weekend Imlek, ASTRA Tol Cipali siap melayani pengguna jalan yang akan berkendara di ruas Tol Cipali dengan lancar, aman dan nyaman namun tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku,” tandas Agung. (*)
