Foto Pemandangan Gunung Gede Pangrango Terlihat Jelas dari Kawasan Kemayoran, Benarkah?

Foto viral pemandangan Gunung Gede Pangrango (instagram @wibisono.ari)
Foto viral pemandangan Gunung Gede Pangrango (instagram @wibisono.ari)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Viral foto pemandangan Gunung Gede Pangrango yang terlihat jelas dari kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto tersebut ramai dikomentari warganet, karena diduga tidak asli.

Foto tersebut pertama kali diunggah oleh Ari Wibisono di media sosial pribadinya. Pemandangan Gunung Gede Pangrango dengan langit cerah itu langsung disukai banyak orang dan diunggah kembali oleh akun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Dinas Lingkungan Hidup Jakarta dan sejumlah akun media sosial lainnya. 

https://www.instagram.com/p/CLYFMIWlWgP/?utm_source=ig_web_copy_link

Baca Juga:Dealer Arina Motor Kecipratan Order Miliaran Warga GusuranLahan Seluas 21.410 Hektar Bikin Warga Desa Jadi Miliader, Uangnya dari Kilang Minyak Pertamina

Sayangnya yang menjadi perdebatan, banyak warganet menduga foto tersebut tempelan. Sebab, Gunung Pangrango disebut tidak bisa dilihat sejelas di foto itu, ditambah lokasinya dari Kemayoran. Selain itu, ada juga yang menyebut foto itu suntingan menggunakan Adobe Photoshop.

Mungkin gambar pohon, jalan dan teks yang menyatakan 'KLARIFIKASI 7 jam gunung Û” ini hanya memakai zoom 260mm KLARIFIKASI Foto Dari suasana Berbeda'

Terkait unggahan viralnya itu, Ari memberikan klarifikasi mengenai foto yang dipotretnya. Menurutnya foto tersebut diambil pada Rabu pagi tadi dari lokasi di Kemayoran, perlengkapan yang digunakan kamera mirrorless dengan lensa tele zoom berukuran 260mm.  

Mungkin gambar jalan, gedung pencakar langit, langit dan teks yang menyatakan 'KLARIFIKASI jam Google ©2021 2021 Google Disini lah posisi gunung gede pangranga'

Berdasarkan postingan instastory yang diunggahnya, Ari menuliskan jika foto tersebut memang telah melalui proses postpro. Di mana ia menggunakan software Adobe Lightroom untuk mempertajam gambar. 

Mungkin gambar monumen dan teks yang menyatakan 'KLARIFIKASI 7 jam FOTO INI DIAMBIL DARI FLYOVER HBR MOTIK KEMAYORAN FOTO DENGAN SUASANA BERBEDA'

Dilihat dari instastorynya, perbedaan kualitas gambar sebelum dan sesudah proses editing. Format foto yang diambil saat itu juga JPEG dan bukan RAW. 

Keterangan foto tidak tersedia.

“Intinya saya tidak ada niatan untuk mengcrop foto (tempel foto). Demi Allah SWT ini foto hasil keringat dan jeripayah saya,” tulisnya. 

Mungkin gambar luar ruangan dan teks yang menyatakan 'KLARIFIKASI jam -6.152825,1 -6.152825,106.850293 Lut Suaeb Dititik Inilah Saya Berdiri menyaksikan gunungi ADB NIAGA Hotel Grand Mer pangrango rcure emayoran 5-star hotel Jl. HBR Motik RW.10, Gn. Sahari Sel., Kec. Kemayoran, Kota Jaka...'

Sejatinya penggunaan software edtiting, cukup lumrah digunakan para fotografer profesional sekalipun. Umumnya mereka menggunakan Adobe Lightroom untuk mengatur warna dan mengelola pencahayaan dalam foto.

Keterangan foto tidak tersedia.

Jadi bisa dikatakan, foto pemandangan viral Gunung Gede Pangrango dari kawasan Kemayoran itu memang telah melalui proses editing. Namun bukan tempelan foto seperti yang diduga warganet, melainkan hanya mempertajam warna dan pencahayaan. (*)

0 Komentar