“Jika kucing ini pergi kemudian datang dan meminum air, maka kita yakin bahwa air tersebut adalah suci dan kita meragukan najisnya mulut kucing, maka sisa air yang dijilat oleh kucing tersebut tidak najis. (Kecuali) bila kucing yang mulutnya masih ada darahnya tadi tidak pergi dan menjilat air maka dihukumi najis secara pasti.” (Al-Majmu’ 1/171).
Memelihara kucing juga tidak terlalu menyusahkan manusia karena pada dasarnya kucing bukan merupakan hewan yang najis. Bahkan, menurut beberapa penelitian, lidah kucing merupakan lidah yang bersih dan tanpa kuman. Kucing juga merupakan hewan yang bisa membersihkan dirinya sendiri.
Selain itu, memelihara kucing juga sangat bermanfaat bagi kesehatan mental manusia. Dengkuran kucing atau biasa disebut dengan purring juga memiliki sifat yang menenangkan sehingga sangat baik untuk mengurangi stres.
Baca Juga:Ini Alasan Kucing Tiba-tiba Hilang dan Bisa Pulang ke Rumah Tanpa TersesatKemana Kucing Saat Banjir? Akhirnya Terkuak
Berdasarkan penelitian, dengkuran kucing yang terjadi pada frekuensi 25-150 Hz dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang, mengurangi rasa sakit, hingga memperbaiki otot dan tendon. (*)
