Mengungkap Kucing Kesayangan Rasulullah

306223 309675005772313 140997829306699 718313 2021922298 n
0 Komentar

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang paling dekat hidup dengan manusia setelah anjing. Tingkahnya yang menggemaskan dan lucu membuat beberapa orang begitu menyukai kucing, tak terkecuali Rasulullah saw.

Sebagai umat muslim, pastinya kita sudah tahu bahwa Rasulullah pun memelihara kucing. Saking istimewanya hewan ini, Rasulullah juga mengatakan akan memberi hukuman bagi siapa saja yang menyakiti kucing.

Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah bersabda, “Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberinya makan, bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai.” (HR Bukhari)

Baca Juga:Ini Alasan Kucing Tiba-tiba Hilang dan Bisa Pulang ke Rumah Tanpa TersesatKemana Kucing Saat Banjir? Akhirnya Terkuak

Rasulullah juga memberikan nama kepada kucing kesayangannya dengan nama Muezza. Kebiasaan Muezza yang sangat dikagumi oleh Rasulullah adalah mengeong setiap kali mendengarkan kumandang suara azan. Ia seperti mendengarkan azan dengan khusyuk dan menjawabnya dengan mengeong.

Saking sayangnya Rasulullah kepada Mueeza, dikisahkan bahwa ketika Rasulullah akan mengambil jubahnya, ternyata Mueeza sedang tidur di atasnya. Karena tak ingin mengganggu tidur kucing tersebut, maka Rasulullah pun memotong sebagian jubahnya.

Saat Rasulullah kembali dan Muezza sudah bangun, Muezza pun merunduk sujud kepada Rasulullah. Rasulullah kemudian mengelus lembut kucing tersebut sebanyak tiga kali untuk menyatakan kasih sayangnya.

Dalam beberapa kesempatan, Rasulullah juga sering terlihat sedang menggendong si Muezza ketika ada tamu yang datang ke rumahnya. Rasulullah juga berpesan kepada para sahabatnya untuk menyayangi hewan peliharaan mereka seperti keluarga sendiri.

Ada yang memang memeliharanya untuk kesenangan, menjaga rumah, dijadikan teman atau untuk mengusir tikus di rumah.

Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa kucing bukanlah hewan yang najis, “Kucing itu tidaklah najis. Sesungguhnya kucing merupakan hewan yang sering kita jumpai dan berada di sekeliling kita.” (HR Tirmidzi)

Selain itu, air bekas minum kucing juga disebutkan akan tetap suci dan bisa digunakan untuk berwudu, kecuali jika terdapat darah, air kencing atau kotoran kucing, maka air tersebut menjadi najis. Hal ini sebagaimana perkataan dari Imam Nawawi dalam kitab Al Majmu’,

0 Komentar