Mengenal Danau Tiberias yang Ukuran Airnya Jadi Patokan Tanda Kiamat

IS 009 large
Danau Tiberias (CIA.gov)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Danau Tiberias yang terletak terletak dekat Dataran Tinggi Golan, adalah danau air tawar terbesar di Palestina. Keberadaannya mempunyai kedudukan tersendiri dalam kepercayaan tiga agama samawi, Yahudi, Kristen, dan Islam. 

Baca: Saat NASA Ingatkan Hadits Nabi Soal Tanda Kiamat, Mengeringnya Sungai Eufrat Tersingkap Gunung Emas

Menurut Islam, Danau Tiberias yang mempunyai beragam sebutan yaitu Danau Galilea  Danau Genesaret, Danau Kineret, dan Danau Kinerot. Dalam bahasa Ibrani: ים כנרת; Arab: بحيرة طبرية . Letaknya berada di dekat Dataran Tinggi Golan yang merupakan dana air tawar terbesar di Israel.

Baca Juga:Saat NASA Ingatkan Hadits Nabi Soal Tanda Kiamat, Mengeringnya Sungai Eufrat Tersingkap Gunung EmasJelang Isra Miraj, Hujan Meteor dan Fenomena Astronomi, Catat Tanggal 8-14 Maret 2021

Luas danau ini mencapai 166 KM2 (64 sq mi), dengan kedalaman 43 m (141 kaki). Luas 211.315 m (693.291) di bawah permukaan laut, danau ini juga merupakan danau air tawar terendah di dunia dan danau terendah ke dua setelah Laut Mati yang merupakan danau air asin.

Danau ini dikaitkan dengan salah satu tanda kiamat, sebagaimana diriwayatkan hadits sahih yang cukup panjang HR. Muslim, Kitabul Fitan wa Asyrathis Sa’ah, Bab Qishshatul Jassasah,

Asy-Sya’bi rahimahullahu mengatakan kepada Fathimah bintu Qais radhiyallahu ‘anha: “Beri aku sebuah hadits yang kamu dengar dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang tidak kamu sandarkan kepada seorang pun selain beliau.” Fathimah mengatakan: “Jika engkau memang menghendakinya akan aku lakukan.” “Ya, berikan aku hadits itu,” jawab Asy-Sya’bi.

Fathimah pun berkisah: “…Aku mendengar seruan orang yang berseru, penyeru Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, menyeru ‘Ash-shalatu Jami’ah’. Aku pun keluar menuju masjid lantas shalat bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan aku berada pada shaf wanita yang langsung berada di belakang shaf laki-laki. Tatkala Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai dari shalatnya maka beliau duduk di mimbar dan tertawa seraya mengatakan: ‘Hendaknya setiap orang tetap di tempat shalatnya.’ Kemudian kembali berkata: ‘Apakah kalian tahu mengapa aku kumpulkan kalian?’ Para sahabat menjawab: ‘Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.’ Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melanjutkan: ‘Sesungguhnya –demi Allah-, aku tidak kumpulkan kalian untuk sesuatu yang menggembirakan atau menakutkan kalian. Namun aku kumpulkan kalian karena Tamim Ad-Dari. Dahulu ia seorang Nasrani lalu datang kemudian berbai’at dan masuk Islam serta mengabariku sebuah kisah, sesuai dengan apa yang aku ceritakan kepada kalian tentang Al-Masih Ad-Dajjal.

0 Komentar