CARUBAN NAGARI-Video seekor anak kambing bermata satu banyak dibagikan di media sosial. Anak kambing ini lahir di Desa Nagari Purwosari, Simalungun, Sumatera Utara.
Baca: Kisah Anak Kambing ‘Dajjal’ di Simalungun
Dalam video, mata kambing tampak begitu besar melebihi mulutnya. Kambing ini dipisahkan dengan kambing lainnya. Anak kambing itu tampak sehat.
https://www.instagram.com/p/CMhAK0FjlqK/?utm_source=ig_web_copy_link
Baca Juga:Kisah Anak Kambing ‘Dajjal’ di SimalungunDiduga Meteor Jatuh di Banggai, Ini Penjelasan LAPAN
Berbagai tanggapan langsung menyerbu kolom komentar pada unggahan tersebut. Mulai dari yang serius hingga sekadar canda.
“Pertanda hari akhir zaman,” komentar aldaandrini9863
“Kambing dajjal,” komentar arpra97
Dari sisi medis, hewan tersebut kemungkinan lahir abnormal sehingga hanya memiliki sebuah mata. Kelainan tersebut sebagai Cyclops Syndrome atau Cyclopia. Dipaparkan Live Science, adalah bentuk ganas dari kelainan yang disebut holoprosencephaly, yang muncul saat perkembangan janin ketika otak tidak terbelah dua.
Sebuah fetus yang menderita cyclopia gagal untuk mengembangkan dua rongga mata. Ia malah membentuk rongga mata tunggal yang berisi satu bola mata berukuran besar atau dua bola mata yang menyatu.
Cyclopia ini biasanya diiringi dengan kelainan pada bagian tubuh yang lain. Kambing di India itu hanya memiliki satu telinga lengkap, tak punya hidung, juga kelopak dan bulu mata nyata. Rahangnya juga kecil dan tak punya gigi, sehingga lidahnya melelet keluar dari satu sisi.
Menurut National Geographic, hal itu biasanya terjadi karena kerusakan genetis, tetapi bisa juga karena ada racun yang tak sengaja dimakan sang induk ketika hamil.
Nama cyclopia diadaptasi dari Cyclops, makhluk mistis dalam legenda Yunani yang bertubuh raksasa dengan mata satu yang diciptakan Poseidon, dewa lautan. Kata cyclops berasal dari bahasa Yunani “kuklops” berarti mata bulat atau bundar.
Sementara, menurut Wikipedia, kasus pertama cyclopia yang tercatat terjadi di Inggris pada 1665, menimpa seekor sapi jantan muda. (*)
