CARUBAN NAGARI-Sebuah patung yang menunjukkan Benjamin Netanyahu sedang berjongkok dan tampaknya sedang buang air kecil muncul di Tel Aviv seminggu sebelum perdana menteri Israel itu menghadapi pemilihan keempatnya dalam dua tahun.
Baca: Sambil Mabuk, 230 Radikalis Yahudi Rayakan Purim Terobos Masuk Masjid Al Aqsa
Seperti diberitakan RT, patung itu muncul di Lapangan Habima Tel Aviv pada Rabu (17/3/2021) pagi. Media Israel melaporkan, patung itu ditempatkan di atas alas yang tampak seperti logam, menggambarkan Netanyahu telanjang sedang buang air
Baca Juga:Tragedi Salah Pilih Jilbab, Foto KTP Perempuan Ini Bikin Ngakak WarganetKabupaten Tasikmalaya Diguncang Gempa Tektonik M3,5, Dirasakan Wilayah Sancang, Karangmunggal, Cipatujah, Salopa
Seniman pembuat patung itu tetap menjadi misteri, tetapi dia tampaknya menyiapkan meja di dekat karyanya tersebut, bersama makanan ringan untuk menarik perhatian orang yang lewat dan memantau reaksi mereka.
Patung itu akhirnya dibawa pergi oleh petugas kota, dengan petugas polisi menginterogasi para pengamat tentang apakah mereka memiliki informasi tentang siapa yang bertanggung jawab atas pekerjaan tidak sah tersebut.
Foto-foto menunjukkan polisi memasang penghalang di sekitar patung sebelum dipindahkan.
Baca: 40 Kerangka Manusia ‘Goa Horor’ Terungkap Kumpulan Ayat Alkitabiah 1900 Tahun Lalu
Instalasi berumur pendek itu rupanya telah memancing emosi warga Tel Aviv. Beberapa terlihat memotret patung itu, sementara yang lain memberi isyarat dengan marah padanya.
Ini bukan pertama kalinya Netanyahu menjadi inspirasi bagi para seniman. Pada Desember, polisi memindahkan patung enam ton demonstran anti-Netanyahu yang ditempatkan di dekat kediaman sang PM.
Pada 2016, sosok emas Netanyahu seukuran manusia muncul di tengah Tel Aviv. Baik karya ini dan 2020 dikaitkan dengan seniman Israel Itay Zalait, yang mengatakan itu adalah bentuk protes politik.
Tampilan artistik terbaru muncul hanya seminggu sebelum orang Israel kembali ke tempat pemungutan suara untuk menentukan nasib Netanyahu. Perdana menteri terlama Israel menghadapi pemungutan suara pada 23 Maret, setelah pemerintah koalisinya runtuh pada Desember karena penolakannya untuk menyetujui anggaran 2021. (*)
