CARUBAN NAGARI-Warga Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, digegerkan dengan penemuan emas di pesisir Pantai Pohon Batu. Pantai itu pun jadi ramai dikunjungi warga yang berburu emas.
Pantai Pohon Batu di Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, ramai didatangi warga. Mereka membawa wajan, panci atau alat seadanya untuk mendulang emas di pesisir pantai.
Baca: Gunung Emas Kongo Keringnya Sungai Eufrat Jaraknya 6.677 Kilometer, Kiamat?
Kejadian ini berawal dari temuan emas oleh seorang warga di tempat tersebut. Warga mengaku, awalnya tak percaya ada emas di pantai itu.
Baca Juga:Pengakuan Mantan TKI, Pernah Digoda hingga Diajak Tidur Bersama Madam ArabNenek Curi Sepeda BMX, Warganet: Mungkin Ingin Beliin Cucunya Tapi Engga Sanggup
Dikutip dari laman terasmaluku.com, Dino Tomagola, warga setempat, mengaku material emas ditemukan pertama kali oleh Citran Pawae pada Jumat (19/3/2021).
Emas pertama kali diketahui berada di kaki air Wai Loyain (sungai). Lokasi ini berada di antara jalan menanjak Pohon Batu yang lama, Desa Tamilouw.
“Iya benar. Yang temukan pertama itu namanya Citran Pawae. Dong (mereka) temukan di kaki air Wai Loyain dekat pantai, tepatnya di jalan menuju Ampera atau di antara jalan menanjak pohon batu yang lama,” ungkap Dino via telepon genggamnya.
Baca: Saat NASA Ingatkan Hadits Nabi Soal Tanda Kiamat, Mengeringnya Sungai Eufrat Tersingkap Gunung Emas
Setelah ditemukan Jumat (19/3/2021), lokasi tersebut baru diolah pada Senin (22/3/2021). Warga yang mengetahuinya beramai-ramai mendulang emas.
“Orang dari luar tidak ada (yang datang mendulang), hanya orang kampong (Kampung) saja. Tadi beta (saya) baru cek di sana (pantai), dong su (sudah) dapat kurang lebih sekitar 10 gram (emas),” terangnya. (*)
