Engga Tahan 15 Menit Sepasang Sejoli Ini Lari Ketakutan di Hotel Bergaya Brasil, Belanda, Tiongkok

th1 2021032703183546210
Hotel Niagara Malang. (Foto: Instagram)
0 Komentar

Lalu muncul keanehan di kamar yaitu semua jendela dan pintu sambungan telah di tutup permanen dengan cara di paku sehingga tidak bisa dibuka, terkecuali pintu masuk. Kondisi ini tentu membuat keduanya merinding.

“Semua jendela kayak dipaku biar enggak bisa dibuka. Di kamar kami juga ada pintu sambungan ke kamar lain, terlihat dipaku, tapi bagian bawahnya kayak bekas berusaha dibuka paksa,” imbuhnya.

Tak lebih dari satu jam berada di hotel itu, pasangan tersebut langsung membereskan barang bawaannya dan bergegas pindah hotel.

Baca Juga:Kota Tua Ini Berubah Oranye, Jeruk Rasa Pahit Diolah Jadi Selai Limbahnya Sumber Listrik10 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Simpang 4 Monumen Jogja Kembali

Keduanya lantas membawa tas bawaan mereka menyusuri beberapa anak tangga. Saat turun tangga menuju ke lobi hotel, @fmpeg masih memperlihatkan sudut-sudut bangunan hotel yang menurutnya aneh.

“Kami ditempatkan di lantai tiga karena katanya lantai satu dan dua penuh, tapi ini sepi aja. Sebagai bangunan kuno, catnya masih terjaga, bahkan ga ada debu sama sekali,” ucapnya.

Meskipun sempat meminta pindah kamar ke lantai satu, namun pegawai setempat mengatakan bila kamar hotel saat ini full booked. Kondisi ini cukup kontras dengan lingkungan hotel yang sunyi dan sepi.

“Tapi rasanya kaya ramai, dan banyak yang liatin gue,” ujarnya.

Mengenai pemilihan hotel, ia menjawab pertanyan netizen bahwa Hotel Niagara merupakan hotel murah dengan rating serta ulasan bagus di internet. Oleh karena itu ia tak berpikir dua kali saat memesannya.

“Sebenarnya hotelnya bagus, arsitekturnya vintage gitu, kalau pacar saya enggak ngerasa ketakutan mungkin saya nekat aja bermalam di situ. Ini situasinya kami berdua merasa takut, jadi langsung pindah hotel,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Hotel Niagara atau RedDoorz @ Lawang adalah sebuah hotel bintang 1 bertingkat 5 yang terletak di daerah Lawang, Kabupaten Malang. Hotel ini dibuka tahun 1890an.

Pada saat itu, Lawang dikenal udaranya yang sejuk juga karena pemandangan alam sekitarnya yang begitu indah dan asri. Semula gedung ini difungsikan sebagai villa milik keluarga Liem Sian Joe, di rancang oleh seorang arsitek ternama dari Brasil, Mr. Fritz Joseph Pinedo.

Baca Juga:Raden Wijaya Pendiri Kerajaan Majapahit Keturunan Sunda?Jenglot Tidak Memiliki Struktur Tulang, Hasil Sinar X Kulitnya Punya DNA Seperti Manusia, Darahnya Siapa?

Rancangan arsitek bangunan ini merupakan perpaduan arsitek bergaya Brasil, Belanda, Tiongkok dan Victoria. Gedung yang tingginya mencapai 35 meter dengan 5 lantai ini dibangun selama kurang lebih 15 tahun, dan diselesaikan pada akhir abad ke 19 dan menjadi bangunan tertinggi di Asia pada waktu itu. (*)

0 Komentar