Kota Tua Ini Berubah Oranye, Jeruk Rasa Pahit Diolah Jadi Selai Limbahnya Sumber Listrik

Jepretan Layar 2021 03 27 pukul 08.14.35
Jeruk berserakan di trotoar kota Sevilla, Spanyol. (Foto: Reddit)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Meski hasil budi daya jeruk sangat melimpah di Kota Sevilla, Spanyol, namun warganya tidak ada yang memakan karena rasanya pahit. Jeruk-jeruk itu diolah menjadi selai lalu diekspor ke luar negeri. Sementara berton-ton limbahnya dijadikan sumber tenaga listrik.

Saat ini, warna kota tua Sevilla di Spanyol berubah menjadi oranye. Ibu kota kawasan Andalusia di Spanyol bagian selatan itu tampak seperti salah satu kebun jeruk terbesar di Eropa di mana buah-buah jeruk itu tampak bergantungan di pohon. Sisa jeruk dalam jumlah besar yang tidak digunakan itu kini diubah menjadi energi listrik.

Rasa buah jeruk yang banyak bergelantungan di pohon di hampir setiap penjuru kota tua Sevilla tidak manis, melainkan pahit. Buah jeruk yang berasal dari Asia Tenggara dan disebarkan oleh orang-orang ke seluruh dunia itu, jarang dikonsumsi oleh warga kota Sevilla.

Baca Juga:10 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Simpang 4 Monumen Jogja KembaliRaden Wijaya Pendiri Kerajaan Majapahit Keturunan Sunda?

Sebagian panen buah jeruk pahit dari hampir 50 ribu pohon yang ada di kota itu, diekspor ke Inggris, untuk dijadikan selai kulit jeruk.

Namun jeruk-jeruk yang tidak dipetik itu berjatuhan di jalan-jalan kota Sevilla, menjadi busuk, terlindas ban-ban mobil dan berpotensi membuat warga kota terpeleset.

David Guevara dari dewan kota Sevilla mengatakan, “Pohon ini merupakan salah satu yang mewakili citra kota ini dan salah satu daya tarik wisata. Yang terutama adalah karena aroma buah jeruk di musim semi yang membuat orang datang ke kota Sevilla. Namun juga, ketika buah-buah itu jatuh ke tanah, sampah jeruk itu menimbulkan kesulitan dan banyak masalah bagi warga.”

Namun kini, kota itu mengubah masalah tersebut menjadi energi bersih. Perusahaan air minum kota Sevilla, Emasesa memulai sebuah proyek percontohan yang menggunakan jeruk-jeruk dari jalanan itu untuk menghasilkan energi bersih yang menggerakkan salah satu pabrik pengolahan airnya.

Wali Kota Sevilla, Juan Espadas mengatakan, “Kami menyadari bahwa jeruk-jeruk itu hanya digunakan ampasnya untuk membuat selai kulit jeruk. Jeruk pahit ini mempunyai nilai sejarah yang sangat dihargai di Inggris. Sari buah dan kulit jeruk – kedua limbah itu mungkin dapat digabungkan dengan endapan limbah untuk menghasilkan energi.”

0 Komentar