Pertama-tama, jeruk itu dikumpulkan, kemudian dikirim ke sebuah fasilitas yang menghasilkan listrik dari bahan-bahan organik. Pada saat jeruk itu berfermentasi, metana yang dihasilkan itu digunakan untuk menggerakkan generator.
Benigno Lopez, kepala departemen lingkungan perusahaan Emasesa mengatakan, mereka juga telah melakukan uji coba dengan buah zaitun dan air limbah sebagai bagian dari proyek tersebut.
“Jeruk-jeruk itu merupakan residu organik terakhir yang kami uji. Kami telah menguji coba jeruk-jeruk itu selama dua tahun terakhir ini. Tahun ini kami mengumpulkan sekitar 60 ton jeruk yang akan kami gunakan untuk menghasilkan energi yang setara dengan yang dikonsumsi oleh 300 rumah setiap hari,” jelasnya.
Baca Juga:10 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Simpang 4 Monumen Jogja KembaliRaden Wijaya Pendiri Kerajaan Majapahit Keturunan Sunda?
Hasil dari proyek percontohan ini memperlihatkan satu ton jeruk dapat menghasilkan energi listrik sebesar 50 kilowatt-jam, yang cukup untuk digunakan di lima rumah untuk satu hari.
Perusahaan Emasesa mengatakan, jika semua jeruk di kota Sevilla dipanen, mereka dapat mencukupi kebutuhan listrik 73.000 rumah.
Lopez mengatakan, kuncinya adalah metana yang dihasilkan dari jus jeruk. Kulit dan biji jeruk tidak berguna dalam proses tersebut, namun dapat digunakan untuk membuat pupuk organik bagi tanah pertanian dan kebun.
Lopez menambahkan, “50 persen dari jeruk itu adalah sarinya. Lewat jus itu, kami menghasilkan gas yang kaya metana, yang kami gunakan untuk menghasilkan energi melalui pembangkit kogenerasi. Ini merupakan proses yang sangat sederhana. Ini merupakan proses yang tidak memerlukan unsur tambahan apa pun dan proses yang dikendalikan oleh lingkungan. Dan ini menerapkan ekonomi sirkular limbah perkotaan, yang juga berarti, fasilitas ini berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim dengan menghasilkan listrik sendiri.”
Energi yang dihasilkan itu kini digunakan untuk menggerakkan pabrik pengolahan air bersih, yang menyediakan air layak minum bagi kota Sevilla.
Pimpinan perusahaan itu memiliki rencana lebih jauh, termasuk menggunakan energi itu untuk menggerakkan transportasi ramah lingkungan.
Wali Kota Sevilla, Juan Espadas mengatakan, “Tujuan kami adalah untuk menggunakan limbah seperti jeruk dalam menghasilkan energi listrik dan mengurangi kebutuhan konsumsi listrik, baik untuk transportasi umum atau pengolahan air minum.” (VOA)
