CARUBAN NAGARI-Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Joko Susilo ditemukan meninggal di kediamannya di Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Sabtu (03/04/2021) kemarin.
“Benar. Sebagaimana informasi yang kami terima, telah meninggal dunia salah satu pegawai KPK yang bertugas pada unit Setpim-Stranas, Almarhum Joko Susilo pada Sabtu, 3 April,” kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Senin, 5 April.
Dia tak memaparkan lebih jauh perihal meninggalnya Joko di kediamannya tersebut. Namun, kepergian koleganya ini telah meninggalkan rasa duka yang mendalam.
Baca Juga:Jokowi Hadir Saat Pernikahan Atta Aurel, Warganet: Apakah mas Anang Kemarin Sempat Diginikan juga sama Petugas ?Banjir Bandang NTT, Meninggal Dunia 11 Orang 16 Dinyatakan Hilang
“Kami semua berduka atas wafatnya almarhum sebagai rekan kerja. Kami doakan, semoga Almarhum diterima amal ibadah dan diampuni segala dosanya dan mendapat tempat yang mulia di sisi-Nya,” ungkapnya.
Selanjutnya, jenazah dimakamkan di Lampung. Adapun Kepala Biro Umum KPK Yonathan Demme Tangdilintin bertindak sebagai perwakilan KPK.
“Kepala Biro Umum KPK Yonathan Demme Tangdilintin telah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga almarhum di Lampung dan turut hadir dalam prosesi pemakaman almarhum,” pungkas Ali.
Kapolsek Gunung Sindur AKP Birman Simanullang mengatakan temuan jasad Joko Susilo berawal dari kecurigaan warga karena almarhum tak kunjung keluar dari rumah dalam beberapa hari terakhir.
“Informasi dari warga sekitar korban sudah mengurung diri di dalam rumah selama kurang lebih 3 harian setelah beliau pulang dari bekerja di Medan,” kata Birman, Minggu (4/4/2021).
Ditambah, almarhum juga bertingkah tidak biasa kepada tetangganya. Bahkan, warga yang ingin berkunjung ke rumahnya tak diperkenankan masuk.
“Korban tidak mau didekati warga yang biasa bercengkrama. Korban meminta tetangga yang akan masuk ke rumahnya menunggu di depan,” jelasnya.
Baca Juga:Begini Cara Mudah Cek Produk Masker Medis Palsu dengan AsliHidup Kaya Raya Mati Masuk Surga, Ikuti Gaya 5 Sahabat Nabi Ini
Sampai akhirnya, kecurigaan warga memuncak setelah korban yang tinggal seorang diri di rumahnya itu tidak bisa dihubungi. Kemudian, warga memutuskan untuk mendobrak pintu rumah JS sekira pukul 18.30 WIB pada Sabtu 3 April 2021 kemarin.
“Pada akhirnya kemarin sore warga mendobrak rumah korban karena korban sudah tidak bisa dihubungi dan diketok-ketok pintu rumahnya tidak ada tanggapan. Setelah di dobrak diketahui korban sudah terbujur kaku di dalam rumah,” ungkap Birman.
