Mengintip Masjid Tersembunyi di Perut Bumi Tuban

jelajah islam menguak keunikan masjid di perut bumi wcwurz216z
Masjid di Perut Bumi, Tuban, Jawa Timur (foto: Instagram/@ira_irawatii)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Masjid  pada umumnya berada di atas tanah atau bumi. Tapi, tidak dengan masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi yang berada di bawah permukaan tanah Tuban, Jawa Timur.

Masjid unik ini berada di dalam gua atau bisa disebut perut bumi. Sehingga, tidak memiliki menara yang menjulang tinggi ataupun kubah yang besar megah, yang bisa terlihat dari kejauhan.

https://www.instagram.com/p/BO7WlTZgFa4/?utm_source=ig_web_copy_link

Baca Juga:Kisah Puasa Para WaliMuncul Pulau Baru Usai Badai Siklon Tropis Seroja NTT

Tampak dari depan, masjid ini hanya berupa gapura dan pintu yang terbuat dari batu. Bangunan masjid memanfaatkan lorong gua yang sekaligus jadi daya tarik agar jamaah berminat mengunjungi dan beribadah di Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Maghribi.

Ruangan dalam masjid benar-benar khas layaknya gua. Batu-batu stalaktit dan stalakmit menghias ruangan masjid. Ukiran-ukiran kaligrafi islami yang biasanya berada di dinding masjid, di sini diukir di dinding gua.

Penerangan yang tidak terlalu bagus membuat ruangan masjid sedikit remang, dan terkesan sedikit misterius. Lokasi masjid perut bumi, sebenarnya juga jadi pondok pesantren.

Keunikan lainnya yang dimiliki oleh bangunan masjid perut bumi tersebut ialah kubahnya yang sejajar dengan tanah. Tidak seperti masjid pada umumnya yang justru menarik perhatian jamaah dengan kubahnya yang besar dan megah.

Di Masjid schabul Kahfi Perut Bumi Maghribi, terdapat pohon yang khas seperti di Arab, sehingga ketika berada di sini, pengunjung bisa merasakan seakan-akan tengah berada di Arab, ditambah dengan gua yang berwarna cokelat seperti pasir di padang gurun Arab.

KH. Subhan merupakan sosok dibalik bangunan masjid yang unik ini. Ia membangun dan merancang sendiri masjid perut bumi karena mendapat mimpi yang berisi pesan gaib dari Syekh Maulana Maghrobi, yang merupakan guru besar para wali di Pulau Jawa. KH. Subhan mengarahkan para tukang untuk membuat masjid sebagaimana arahannya.

Di dalam masjid yang berada di tanah seluas 3 hektar itu, terdapat beberapa ruangan, antara lain, ruang istighosah, ruang pertemuan, ruang kuliah subuh, dan lorong-lorong yang banyak digunakan untuk mengaji para santri penghuni pondok pesantren.

0 Komentar