CARUBANNAGARI-Petugas pos penyekatan Suramadu mendapati rombongan berjubah putih yang masuk ke Surabaya pada hari kedua larangan mudik, Jumat (7/5). Mereka datang dari Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Rombongan melintas di Jalan Jembatan Suramadu dengan menggunakan mobil Colt Diesel biru tua. Ketika akan masuk Surabaya, otomatis petugas meminta dokumen persyaratan perjalanan.
Baca: The Satanic Verses, Fatwa Mati bagi Salman Rusdhie
Namun, rombongan tidak bisa menunjukkan surat izin keluar masuk (SIKM). Mereka lalu keluar mobil dan membentangkan tangan ke atas sambil mengumandangkan tahmid dan shalawat.
”Laillah ha illallah, ya Allah, ya Allah,” ujar mereka berbarengan.
Baca Juga:Jelang Akhir Ramadhan, Jangan Sia-siakan Ibadah Puasanya!Ada Artefak Peninggalan Nabi Muhammad, Ini Penampakannya
Mereka juga tidak menggunakan masker. Dengan jubah serba putih, mereka terus mengumandangkan doa. Petugas pun meminta rombongan untuk putar balik. Petugas juga memberikan masker kepada rombongan tersebut.
Disadur dari jawapos.com, Kapolres Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, rombongan itu bukan pemudik. Mereka memang sengaja datang untuk berdoa di pos penyekatan Suramadu di Surabaya.
”Itu memang sengaja datang untuk mendoakan keselamatan kita semua. Mereka langsung pulang ke Pamekasan,” ungkap Ganis.
Ganis menambahkan, berdasar info yang didapat, jamaah tersebut bukan hanya datang dan berdoa di pos penyekatan Suramadu di Surabaya. Mereka juga berdoa di pos penyekatan Bangkalan. (*)
