CARUBAN NAGARI-Pangeran Cakrabuana yang nama aslinya Pangeran Walangsungsang adalah salah satu tokoh pendiri Cirebon. Merupakan putra tertua pasangan Sribaduga Maharaja (Prabu Siliwangi) dan Subang Larang.Â
Tokoh ini dalam sumber-sumber sejarah Cirebon dikisahkan pernah menikah dengan 2 orang wanita, sementara dalam versi lainnya menyebutkan pernah menikah sebanyak 3 kali.
Keturunan Pangeran Cakrabuana dari hasil perkawinannya dengan istri-istrinya itu menghasilkan sepuluh orang keturunan, yaitu delapan orang putri dan dua orang putra.
Pemaparan lengkap mengenai keturunan Pangeran Cakrabuana adalah sebagai berikut:
Baca Juga:Siapa Sosok Nyimas Gandasari atau Nyimas PanguraganSosok Panglima Angkatan Laut Kesultanan Cirebon, Ki Gede Bungko
Keturunan Pangeran Cakrabuana dari Nyimas Indang Geulis sejauh pengetahuan penulis tidak ada, hanya saja, banyak orang yang menduga dari hasil perkawinan dengan tokoh wanita ini melahirkan Nyimas Dalem Pakungwati. Wanita yang kelak diperistri oleh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Padahal dalam catatan naskah Kuningan Nyimas Dalem Pakungwati adalah anak dari istri Pangeran Cakrabuana yang lain.
Nyimas Indang Geulis atau juga kadang disebut Endang Geulis menurut Naskah Carita Purwaka Caruban Nagari adalah anak dari Ki Danuwarsih, penguasa Cirebon Girang. Wanita ini pula dikisahkan wanita pertama yang diperistri oleh Pangeran Cakrabuana.
Pernikahan Pangeran Cakrabuana dengan Nyi Rasa Jati (Nyi Gedeng Jati) melahirkan tujuh orang keturunan, semuanya berjenis kelamin wanita.
Dalam catatan Naskah Kuningan, sebagaimana yang dikutip oleh Wahju (hlm 499) dalam bukunya Sejarah Wali Sykeh Syarif Hidayatullah. Naskah Mertasinga disebutkan bahwa Nyi Rasa Jati adalah anak daripada Syekh Jatiswara Cempa.
Tujuh keturunan Pangeran Cakrabuana dari Nyi Rasa Jati (Nyi Gedeng Jati) adalah sebagai berikut:
- Rara Konda, putri ini nantinya berjodoh dengan Gedeng Trusmi (Ki Gede Trusmi)
- Rara Jatimerta (Rara Sejati), putri ini nantinya berjodoh dengan Ki Gedeng Jati (Syekh Datuk Kahfi)
- Rara Jemaras, putri ini nantinya berjodoh dengan Ki Gedeng Rimang (Patih Keling), namun suami pertamanya ini meninggal sehingga kemudian menikah kembali dengan tokoh yang bernama Kujamani.
- Nyi Mertasinga, putri ini nantinya menikah dengan Pangeran Karangkendal, tokoh yang dalam sumber sejarah lain dikenal dengan nama Syekh Magelung Sakti, pengelana asal Syam yang menjadi penguasa di Desa Karangkendal.
- Nyi Japamentar, putri ini kelak berjodoh dengan Pangeran Suphetak, yang kelak menjadi penguasa di desa Kapetkan sehingga suaminya ini juga dikenal dengan nama Ki Gede Kapetkan.
- Nyi Jamarta atau Nyi Jamaras, putri ini dikisahkan wafat muda, sehingga belum sempat menemukan jodohnya.
- Nyi Rasamala atau Nyi Rasamalasih, putri ini dikemudian hari dinikahkan dengan Pangeran Panjunan (Syarif Abdurahman) yang dikemudian hari menjadi pengusa di Panjunan.
