Sultan Sepuh Aloeda II: Museum UGM Menjadi Inspirasi bagi Masa Depan Bangsa Indonesia

244401518 4696474830382904 1950021957017211169 n
0 Komentar

Di ruang pamer tengah, terdapat beberapa hasil karya Guru Besar Fakultas Teknik UGM sekaligus pemilik nomor mahasiswa 001, Prof. Ir. Hardjoso Prodjopangarso. Selain itu karya mantan rektor UGM periode 1981-1986, Prof. Dr. Teuku Jacob yang sempat menghebohkan dengan penemuan kontroversinya tentang keberadaan manusia Flores atau Homo floresiensis.

Di ruang tersebut juga menampilkan karya encetus lahirnya Fakultas Filsafat UGM sekaligus tokoh lahirnya UGM, Prof. Notonegoro. Selain itu juga menampilkan Prof. Dr. Mubyarto, tokoh penggagas konsep Ekonomi Pancasila.

Ruang Pamer D7

Ruang pamer ini terdiri dari Ruang Pamer Tengah yang menampilkan sejarah sejumlah tokoh UGM seperti pelopor pengerahan mahasiswa ke daerah terpencil dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus rektor UGM periode 1986-1990, Prof. Koesnadi Hardjosoemantri dan tokoh Menwa UGM, Djoko Prasetyo.

Baca Juga:Kunjungi UGM, Sultan Sepuh Aloeda II Dorong Mahasiswa Ciptakan UMKM yang TerdigitalisasiHadiri Ngunjung Adat, Sultan Sepuh Aloeda II Ajak Masyarakat Mertasinga Terus Hidupkan Kearifan Lokal

Di sebelahnya terdapat Ruang Pamer Karya Teknologi yang menampilkan replika Roket Persatuan Roket Mahasiswa Indonesia (PRMI) yang diluncurkan pertama kali di Sanden, Bantul pada 24 Agustus 1963 serta prototipe Nano Satelite yang merupakan karya mahasiswa UGM bekerjasama dengan LAPAN dan beberapa universitas lainnya.

Di sisi ini juga menampilkan Ruang Pamer Reformasi, Ruang Pamer Depan dan Ruang Obama yang menampilkan dipan atau tempat tidur mantan presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama.

“Ke depan harapannya memang agar Museum UGM ini bisa menjadi sarana yang efektif dan efisien untuk mentransformasikan jati diri UGM sebagai universitas perjuangan, kebangsaan, kebudayaan, dan berdasarkan Pancasila,”paparnya, 2 Oktober 2021. (*)

0 Komentar