Inilah Sosok Vlad the Impaler, Gemar Bersikap Sadis Tancapkan Lawannya ke Tiang

vlad iiijpg 20220625082606
Vlad III yang sohor dengan sebutan Vlad The Impaler, adalah pemimpin Walachia yang mengerikan selama pemerintahannya. (Carolina Fear Fest)
0 Komentar

Anggota keluarga para bangsawan turut ditusuk hingga menggantung demi mencegah terjadinya pemberontakan di bawah otoritasnya.

Vlad III konon juga menusuk puluhan pedagang Saxon di Kronstadt atau yang sekarang dikenal sebagai BraÅŸov, Rumania karena dianggap pernah bersekutu dengan bangsawan. Selama berkuasa, Vlad III diperkirakan telah menusuk 40 ribu hingga 100 ribu orang.

“Iblis”

Berdasarkan Elizabeth Miller dalam buku Dracula: Sense and Nonsense, kebiasaannya yang sadis dengan menancapkan lawannya ke tiang tersebut menjadi faktor utama Vlad III mendapat julukan Vlad the Impaler alias Vlad Si Penusuk.

Baca Juga:Terungkap Raja Charles III Keturunan Vlad The Impaler dari Rumania, Benarkah Punya Hubungan Darah ‘Drakula’?151 Istri Prabu Siliwangi Hanya 4 yang Terkenal

“Setelah Mehmed II [Muhammad al-Fatih] yang menaklukkan Konstantinopel menginvasi Wallachia pada 1462, dia sebenarnya mampu pergi ke seluruh penjuru ibu kota daerah itu, Targoviste, namun ternyata sepi,” kata Curta.

“Dan di depan ibu kota itu, Mehmed II menemukan mayat dari tahanan Ottoman yang diambil Vlad. Semuanya tertusuk tiang pancang,” lanjutnya.

Tak lama setelah aksi Vlad III menancapkan prajurit Ottoman ke panjang tersebut pada Agustus 1462, ia tak kuasa melawan kekuatan Mehmet II yang jauh lebih besar. Ia pun terpaksa melarikan diri ke Hungaria. Di sana, ia dipenjara selama beberapa tahun, menikah, dan punya anak.

image 2Mehmed II (Muhammad al-Fatih) menginvasi Wallachia pada 1462 usai menaklukkan Konstantinopel. (The Yorck Project via Wikimedia Commons (CC-PD-Mark))Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Sementara itu saudara Vlad, Radu yang memihak Ottoman, ditunjuk untuk memimpin Wallachia. Ketika Radu meninggal dunia pada 1475 dan digantikan oleh sejumlah tokoh lainnya, Vlad III diminta oleh para bangsawan di sana kembali memimpin Wallachia.

Vlad III pun kembali pulang kampung dan berusaha mengembalikan takhta. Ia berhasil, namun hanya sebentar. Suatu kali, pertempuran dengan Ottoman pecah dan Vlad III terbunuh di dalamnya.

Atas segala kebengisan dan cerita horor yang menempel pada sosok Vlad III, ia kerap dijuluki sebagai Vlad Dracula.

Baca Juga:Carita Purwaka Caruban Nagari Ungkap Asal Kata Cirebon Ternyata SarumbanAda Sumur Misterius di Pantai Tiris Indramayu

Kata “Dracula” atau “Draculea” dalam bahasa Rumania Kuno yang disematkan kepadanya dapat bermakna ganda. Makna pertama memang merujuk pada statusnya sebagai anak laki-laki dari Vlad Dracul.

0 Komentar