PKI Pernah Jadi Partai Berpengaruh di Kota Wali, Raden Slamet Ahmad Prabowo Wali Kota Cirebon Tahun 1960-1965

000906700 1601390730 Di lahan kosong ini dahulu sempat berdiri hotel Ribberink yang menjadi salah satu tempat menginap PKI di Cirebon sebelum diserbut oleh para tentara
Di lahan kosong ini dahulu sempat berdiri hotel Ribberink yang menjadi salah satu tempat menginap PKI di Cirebon sebelum diserbut oleh para tentara.
0 Komentar

Ulah PKI dan pasukan Laskar Merah tidak berhenti sampai di situ. Mereka melucuti kekuatan bersenjata di Cirebon. Selain itu, tentara yang ditangkap mereka jadikan tawanan. Hal ini dilakukan dalam upaya PKI menguasai pemerintahan. Situasi kala itu tidak terkendali. Pasukan Laskar Merah merampok dan menguasi gedung-gedung vital di Cirebon.

Melihat situasi yang seperti itu, Panglima II/Sunan Gunung Jati Kolonel Zainal Asikin Yudadibrata segera mengirim utusan untuk berunding dengan Mohammad Joesoep di Hotel Ribrink. Setelah berunding, PKI di bawah pimpinan Mohammad Joesoep berjanji menyerahkan senjata-senjata hasil rampasan esok harinya.

Akan tetapi, ternyata pihak PKI tidak menepati janji tersebut. Atas dasar itu, Panglima Divisi II meminta bantuan pasukan dari Komandan Resimen Cikampek untuk dikirim ke Cirebon. Dipimpin Mayor Banuhadi, sebanyak 600 prajurit Banteng Taruna dikirim ke Cirebon.

Baca Juga:Nyi Ratu Giri Lawungan Bunuh Diri ke Laut Kidul, Babad Cirebon Versi Naskah SindangSejarah Peteng Cirebon, Sejarah Rante Martabat Tembung Wali (Bagian 1)

Pada 13 Februari 1946, pasukan gabungan dari TRI, Polisi Tentara dan pasukan lain melakukan penyerbuan pertama untuk merebut pos-pos pertahanan dan markas pemberontak dari PKI di Hotel Ribberink. Penyerbuan pertama ini berakhir dengan kegagalan karena kurangnya persenjataan pasukan. Sedangkan, PKI serta pasukan Laskar Merah memiliki persenjataan yang lengkap.

Lalu pada esok harinya, tepatnya pada 14 Februari 1946, penyerbuan kembali dilakukan. Penyerbuan ini dipimpin langsung oleh Komandan Resimen Cikampek Kolonel Moefreini Moekmin. Dalam penyerbuan tersebut, pasukan gabungan berhasil melumpuhkan pemberontak.

Akhirnya, pasukan PKI menyerah. Pimpinan mereka yakni Mohamad Joesoep dan Mr Suprapto berhasil ditangkap dan diajukan ke pangadilan tentara.

PKI Pernah Jadi Partai Berpengaruh di Cirebon

Sebelum meletusnya peristiwa G30S/PKI pada 1965, PKI pernah menjadi partai yang berpengaruh di Cirebon. Bahkan, anggota mereka masuk dalam struktur pemerintahan di Cirebon.

PKI menggunakan pendekatan kulturan dalam menyebarkan pengaruhnya. Mereka juga membaur dengan masyarakat di Cirebon. Mereka juga menggunakan pendekatan kultural. Artinya mereka berani membaur dengan masyarakat. Aktivis perempuan kala itu baik di desa maupun di kota didominasi Gerwani.

Salah satu pejabat di pemerintahan Kota Cirebon yang menjadi anggota PKI sebelum meletusnya G30S PKI. Ia adalah Raden Slamet Ahmad (RSA) Prabowo bin Ki Hatmo, Wali Kota Cirebon yang menjabat dari 1960 sampai 1965. Kemudian di Cirebon sampai meletusnya Gerakan 30 September 65, Wali Kota Cirebon Raden Prabowo adalah fungsionaris PKI.

0 Komentar