Tingkat kepadatan dan kerusakan jalan raya yang menghambat mobilitas masyarakat, inefisiensi konsumsi bahan bakar, tingginya pencemaran udara akibat laju pertumbuhan transportasi jalan raya saat ini, serta kebutuhan konektivitas keterpaduan moda kiranya dapat menjadi pertimbangan dalam menelaah potensi re-aktivasi dari jalur-jalur KA nonoperasional disekitaran Cirebon dan Jatibarang agar masyarakat dapat memiliki sarana transportasi massal alternatif yang bebas kemacetan, hemat energi, ramah lingkungan dan mengutamakan keselamatan. (*)
Jejak Selusur Bekas Jalur Kereta Api Cirebon
