Hari Santri, Kemenag Gelar Kongres Aksara Pegon 21-23 Oktober 2022

1666180186.jpg
Kongres Aksara Pegon yang diinisiasi Kementerian Agama. (ANTARA/HO-Kemenag)
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Kementerian Agama menggelar Kongres Aksara Pegon untuk pertama kalinya pada 21 – 23 Oktober 2022 di Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri 2022.

Kongres yang bertajuk Mengawal Peradaban Melalui Digitalisasi Aksara Pegon ini bertujuan untuk menggali informasi mendalam tentang perkembangan dan sejarah penggunaan aksara pegon.

“Kongres ini juga memberikan gambaran tentang pentingnya standardisasi aksara pegon sekaligus memberikan gambaran luas tentang peluang pemanfaatan digitalisasi aksara pegon,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani di Jakarta, Rabu.

Baca Juga:Kasus Gagal Ginjal Misterius, 99 Anak Indonesia Meninggal Dunia Mayoritas BalitaKabar Duka, Istri CEO RMOL Network Teguh Santosa Meninggal Dunia

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono Abdul Ghofur menjelaskan Kongres Aksara Pegon diikuti peserta dari perwakilan pesantren, kampus dan berbagai unsur pemangku kepentingan dalam pelestarian, penggunaan dan pengembangan aksara pegon.

Waryono berharap perwakilan dari unsur-unsur tersebut dapat memberikan umpan balik yang positif pada kegiatan diskusi dalam rangka penentuan standar dan pengembangan aksara pegon di era digital.

“Untuk proses digitalisasi, kongres ini juga akan menghasilkan rekomendasi perihal pengkodean karakter-karakter aksara pegon yang belum terdaftar di Unicode untuk diajukan ke Unicode,” kata dia. Rekomendasi hasil kongres, lanjut Waryono, dapat menjadi acuan pengkajian dan perencanaan kebijakan di Kementerian Agama terkait pelaziman penggunaan aksara pegon.

“Rekomendasi hasil kongres nanti juga berisi tentang font, tata letak papan tombol dan transliterasi aksara pegon kepada Badan Standardisasi Nasional (BSN),” kata Waryono.

Aksara pegon merupakan huruf Arab yang sudah dimodifikasi untuk menuliskan bahasa Jawa, Melayu, Sunda dan lainnya. (*)

0 Komentar