Edial mencontohkan, dokter kerap menyertakan resep atau takaran saat memberikan obat paracetamol. Namun ketika panasnya tidak turun, dokter kemudian mencari penyebabnya dan bukan menaikan dosis paracetamol.
“Misalkan dikasih satu sendok tapi panasnya tidak turun, ada sumber infeksi lagi, bukan ditambah satu sendok lagi. Tapi dicari penyebab panasnya tidak turun. Kalau terus ditambah bisa overdosis akan mengganggu fungsi ginjal. Ini yang harus di perhatikan oleh masyarakat,” ujarnya.
Meski begitu, ia mengimbau masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah melalui Kemenkes untuk sementara waktu hindari pemakaian obat paracetamol sirup sambil menunggu penelitian lanjutan. (*)
