Heri melanjutkan, komoditas yang dibawa Laksmana Cheng Ho diminati oleh masyarakat sekitar sehingga terjadilah komunikasi yang intensif, lalu terjalin hubungan persahabatan dan dagang dengan kerajaan di Nusantara.
“Dari buku Cheng Ho karangan Tan Ta Sen Tujuh ekspedisi Cheng Ho dibagi ke dalam tiga fase. Tiga ekspedisi pertama terbatas di Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Armada itu tidak berlayar melampaui Calicut di India. Di Calicut, Cheng Ho mempelajari Selat Hormuz yang menjadi pusat perdagangan utama bagi Asia Barat, Eropa dan Afrika,” ujarnya.
Karena itu dia berniat mengunjungi Hormuz dalam ekspedisi keempat. Ekspedisi terakhir berlayar lebih jauh hingga Afrika Timur.
Baca Juga:Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan Kota Cirebon Langgan BanjirMasjid Nurbuat di Cirebon Dibangun dalam 100 Hari, Ada Sumur Kembar
Dalam buku berjudul “China Muslim di Jawa Abad XV dan ke XVI” karangan HJ De Graaf, dituliskan Kung Wu Ping yang merupakan Rombongan Laksmana Cheng Ho bersama rombongannya saat ke Muara Jati Cirebon sempat menetap dan membangun perkampungan di Gunung Sembung, Sarindil dan Talang Cirebon.
Catatan sejarah menunjukkan beberapa awak kapal yang ikut bersama Laksmana Cheng Ho di antaranya:
- Ma Huan alias Zongdao asli dari Zhejiang keturunan asia tengah, fasih berbahasa Arab dan Persia. Direkrut oleh Cheng Ho sebagai penterjemah, dan awak kapal pada pelayaran ke 4, ke 6 dan ke 7 pengarang kitab Yingya Shenglan sebuah laporan pandangan mata penting tentang perjalanan perjalanan laut ini. Kemungkinan Ma Huan pernah berkunjung ke Muara Jati
- Fei Xin alias Gongxiao penerjemah fasih berbahasa Arab bergabung dengan Cheng Ho pada ekspedisi ke 3, ke 5 dan ke 7 penulis kitab Xingcha Shenglan
- Gong Zhen awak pelayaran ke 7 penulis kitab Xiyang Fanguozhi
- Wang Jinghong , wakil ketua komandan dan wakil ketua utusan; orang kepercayaan Cheng Ho di seluruh tujuh pelayaran, Wang Jinghong kemungkinan kita mengenalnya sebagai Dampu Awang
- Hong Bao wakil ketua utusan pada pelayaran ke 7
- Yang Zhen wakil ketua utusan pada pelayaran ke 7
- Guo Changli penerjemah mahir berbahasa Arab dan Persia awak kapal pada pelayaran ke 4, ke 6 dan ke 7
- Hasan, Xian khusus diundang Cheng Ho untuk bergabung sebagai penerjemah pada pelayaran ke 4 kemungkinan pernah singgah datang ke Muara Jati
- Pu Rihe keturunan Pu Shougeng yang adalah seorang warga Quanzhou terpandang berbasis memiliki koneksi dengan Pedagang dari Arab sekaligus Komisaris Perdagangan Luar negri semasa dinasti song dan dinasti Yuan awak kapal pada pelayaran ke 5.
- Sha Ban wakil ribuan rumah tangga pejabat militer berasal dari Calicut awak kapal pada pelayaran terakhir
- Xia Wennan dari Quanzhou sebagai awak kapal pada tiga ekspedisi antara tahun 1405-1424 perwira militer
- Pu Manu dari Quanzhou
- HA ZHI perwira militer tertangkap di Suganla Samudra
- Ma Bin misi ke Champa dan Jawa
- Li Xing ke Siam
- Yin Qing ke Malaka
- Wang Cong
- Wang Guitong
- Zhang Yuan ke Siam
- Zhang Qian ke Brunei
- Wu Bing menetap di Sembung Cirebon
- Zhu Yuan ke Kamboja
- HOU Xian ke Bengal
- GUO WEN ke Siam
- LIN Gui ke Champa
- Yang Min ke Siam
