CARUBAN NAGARI-Dua unit mobil dilaporkan rusak parah usai tertimpa batu yang menggelinding ke tengah jalan raya Cadas Pangeran Sumedang saat terjadi longsor pada sore hari ini Sabtu, 29 Oktober 2022.
Longsor dengan metarial bebatuan besar dan menimpa dua mobil ini terjadi di jalan raya Cadas Pangeran yang masuk pada wilayah Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Danramil 1004 Tanjungsari Kapten Infantri Agus Hermawan mengonfirmasi dua unit mobil rusak usai sempat tertimpa batu besar ketika terjadi longsor di jalan raya Cadas Pangeran Sumedang sore hari ini pukul 15.15 WIB.
Baca Juga:Pengalaman Mistis Warga Karang Jalak Hendak Menuju ATM di Jalan Sudarsono Sebelum RSD Gunung Jati Kota CirebonFestival Egrang di Astana Gede Kawali, Ridwan Kamil: Jadi Budaya Dunia di Masa Depan
Material longsor juga sempat menutup total jalan raya Cadas Pangeran pada sore ini.
“Betul, terjadi longsor yang mengakibatkan tertutupnya jalan raya Cadas Pangeran,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Adapun terkait pengendara maupun penumpang mobil yang tertimpa batu di Cadas Pangeran, Danramil 1004 Tanjungsari menyebut ada korban luka.
Semua korban luka akibat peristiwa longsor di Cadas Pangeran pada sore hari ini sudah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
“Ada yang luka-luka dilarikan ke Puskesmas Sumedang Selatan,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Kiki Hartaki menyatakan tidak ada korban meninggal akibat peristiwa longsor di Cadas Pangeran sore ini.
Saat ini Tim Gabungan TNI Polri sedang melakukan penanganan material longsor bersama BPBD Kabupaten Sumedang.
“Sedang upaya evakuasi dan pembersihan material (longsor),” ujar Kiki.
Arus lalulintas di jalan raya Cadas Pangeran saat ini terpantau tersendat pasca longsor.
Baca Juga:Pasca Ganjar Pranowo Offside, SEPADAN Institut Cirebon: Kader PDI Perjuangan Terpecah 3 Kelompok di Pilpres 2024Komik Setebal 30 Halaman Ungkap Kehidupan Ratu Elizabeth II
AKP Kiki Hartaki memberikan imbauan untuk pengendara dari Bandung maupun Sumedang untuk sementara ini mengambil jalur alternatif.
“Dari sumedang bisa belok kanan patung kuda jalur Rancakalong keluarnya di daerah Citali Pamulihan. Termasuk sebaliknya (dari Bandung) juga sama,” tandasnya. (*)
