Lalu, Sultan Tajul Ngaripin Moehammad Kasonoedin Sultan Sepuh VI, Sultan Tajul Ngaripin Moehammad Samsoedin (Pangeran Raja Cirebon) Sultan Sepuh VIII menikah dengan Ratu Candra Kirana putri Pangeran Raja Kanoman (Sultan Kacirebonan) tahun 1816 (Bertinta merah), Pangeran Nijayakarta (Sulaiman) Tajul Ngaripin Moehammad Samsoedin Sultan Sepuh IX menikah dengan Ratu Mas Apsari putri Pangeran Marka (Arja Kasatujan) menantu Pangeran Raja Kanoman tahun 1845, Pangeran Jayawikarta wakil Sultan Sepuh tahun 1875 menikah dengan Ratu Katijah (janda Sultan Sepuh X),
Urutan selanjutnya, Pangeran Raja Nataningrat wakil Sultan Sepuh 1880 menikah dengan Ratu Mas Adimah putri Pangeran Aria Dendadiningrat putra Pangeran Raja Martawijaya ini putranya Pangeran Raja Kanoman Sultan Kacirebonan, Pangeran Adipati Mohamad Djamaloedin Aloeda yang kemudian bergelar Sultan Sepuh XI Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin.
Demikian silsilah Prabu Siliwangi ke bawah yang mengacu pada dokumen berjudul ‘Silsilah Sultan Pajajaran’ dalam bahasa melayu aksara latin berjudul Dari ‘Praboe Siliwangi’ menjadi ‘Pangeran Adipati Moehamad Djamoedin Aloeda’ putra ‘Pangeran Radja Nataningrat wakil Soeltan Sepoeh [dari Cirebon] taoen 1880’ yang tersimpan di British Library, Inggris. (*)
