Sesepuh Desa Ngampin, Wartoyo Nurdi Mulyo (68) mengatakan, makam itu telah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Meski ia belum mengetahui siapa sebenarnya sosok Nyi Pedelingan. Namun, ia yakin sosok itu merupakan sesepuh desa atau cikal bakal di wilayah ini.
“Sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Sebetulnya belum tahu siapa Nyi Pedelingan. Tapi yang jelas itu sosok seorang perempuan yang kalau berjalan memakai tongkat dari bambu atau deling makanya dijuluki Pedelingan,” kata Wartoyo. (*)
