Masih dalam paparan tersebut, teka-teki Alexander Raja Rajaningrat yang pernah hadir di lingkungan Keraton Kasepuhan dan berhubungan dengan latar belakang dengan Sultan Sepuh XI atau Sultan Aluda Tajul Arifin diungkap oleh Ratu Sofi Djohariah dalam surat-suratnya yang berjumlah tiga surat, masing-masing berisi satu halaman. Ratu Sofi Djohariah putri Sultan Aluda Sultan Sepuh XI dari istri yang bernama Nyimas Rukiyah.
“Pernyataan-pernyataan yang ditulis dalam surat-suratnya itu tentunya dapat dijadikan bukti primer yang valid, yang dapat dijadikan sumber rujukan dalam penulisan peristiwa yang berlangsung saat itu. Karena, surat itu ditulis oleh orang yang menyaksikan jalannya peristiwa sejarah, sehingga surat-surat itu merupakan data primer yang dapat dibenarkan dan dapat dipertanggungjawabkan dalam metodologi filologi dan sejarah,” demkian tulis paparan Muhammad Mukhtar Zaedin.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa Ratu Sofi Djohariah sebagai orang yang sezaman dengan Alexander Raja Rajaningrat dan hidup dalam lingkungan yang sama, baik lama atau sebentar, di Keraton Kasepuhan. Tulisan dan pernyataannya yang ditandatangani dalam ketiga suratnya itu menjadi bukti penting atas keberadaan Alexander Raja Rajaningrat. (*)
