Sultan Sepuh Aloeda II Serahkan Kajian Fakta Sejarah dan Hukum Keraton Kasepuhan ke Wali Kota Cirebon

a7ba602e 97de 41a2 83a9 006ee7bb3f2d
0 Komentar

CARUBAN NAGARI-Polemik di Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, cukup menarik perhatian banyak pihak, tak terkecuali Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis. Pihak pemerintah kota Cirebon akan terus berupaya untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di Keraton Kasepuhan.

“Kami Pemkot Cirebon bersama forkopimda terus berupaya agar konflik di Keraton Kasepuhan ini cepat selesai,” katanya, Kamis 24 November 2022.

Dalam pertemuan yang dihadiri Walikota dan unsur Forkopimda itu, justru tidak membuahkan hasil. Bahkan, Sultan Sepuh Aloeda II keluar ruangan bersama sejumlah pengikutnya. Pasalnya, Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin tidak datang, hanya diwakili PR Goemilar Natadiningrat dan juru bicaranya RR Alexandra.

Baca Juga:Wali Kota Cirebon Gagal Pertemukan 2 Sultan Kraton KasepuhanSultan Sepuh Aloeda II Pilih Walkout, Nama Alexander Tidak Tercatat di Arsip Leiden

Namun momentum di Balaikota Cirebon tersebut, Sultan Sepuh Aloeda II menyerahkan dokumen setebal 94 halaman tentang fakta hukum dan sejarah Kasultanan Cirebon di Keraton Kasepuhan.

Diketahui, Sultan Sepuh Aloeda II Raden Rahardjo Djali merupakan keturunan langsung dan sah dari Sultan Sepuh XI Tadjoel Arifin Djamaluddin Aloeda Mohammad Samsudin Radjanataningrat, yang telah teruji kebenarannya dalam suatu produk hukum yaitu tertuang dalam putusan Pengadilan Bogor No 70/Pdt.G/2015/PA.Bgr tertanggal 26 Mei 2015.

Kedua, ia merupakan salah satu ahli waris sah atas seluruh harta peninggalan Sultan Sepuh XI Tadjoel Arifin yang sudah tertuang dalam putusan PN Tjirebon Nomer 82/Pdt.G/1958/PN.Cn tertanggal 22 Juli 1961 juncto putusan PT Djakarta Nomer 279/Pdt.G/1963/P.T Perdata tertangga; 14 Oktober 1963 juncto putusan MA RI Nomer 350 K/Sip/1964 tertanggal 24 Oktober 1964.

Apalagi Alexander naik tahta menjadi Sultan Kasepuhan ke XII, dengan gelar Sultan Sepuh Raja Rajaningrat, tidak tercatat dalam berbagai silsilah nasab dan rantai keturunan dari Sunan Gunungjati. Dalam paparan Muhammad Mukhtar Zaedin bertajuk Mengungkap Misteri Silsilah Alexander Raja-Raja Ningrat Sultan Sepuh XII Berdasarkan Surat-Surat Ratu Sofi Djohariah Putri Sultan Aluda Sultan Sepuh XI mengungkapkan dalam catatan naskah-naskah silsilah dan babon, nama Alexander Raja Rajaningrat tidak pernah disebutkan sebagai putra dari Sultan Sepuh XI atau Sultan Aluda Tajul Arifin. Bahkan, lebih jauh, naskah-naskah tersebut juga tidak menyebutkan keberadaannya dalam lingkungan Keraton Kasepuhan.

0 Komentar