Wali Kota Cirebon Gagal Pertemukan 2 Sultan Kraton Kasepuhan

azz
Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis
0 Komentar

Wali Kota Cirebon H Nashrudin Azis mengatakan, menyayangkan pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan yang menggembirakan kedua belah pihak alias deadlock.

“Ada salah satu pihak yang tidak hadir sesuai apa yang diminta. Pemkot akan undang kembali Sultan Luqman dan Sultan Aloeda II untuk bertemu,” katanya.

“Harus ketemu langsung dengan Sultan Luqman. Kami juga mohon untuk tidak ada penggembokan kepada akses keraton, karena bagaimanapun Keraton Kasepuhan itu aset nasional. Semua warga Indonesia berhak menikmati warisan budaya dari para tokoh supaya fungsi keraton sebagai wisata budaya religi bisa berjalan,” ujarnya.

Baca Juga:Sultan Sepuh Aloeda II Pilih Walkout, Nama Alexander Tidak Tercatat di Arsip LeidenRencana Penggembokan Keraton Kasepuhan Cirebon, Berikut Penjelasan Lengkap Sultan Sepuh Aloeda II

Terkait adanya usulan agar Pemda Kota Cirebon mengambil alih pengelolaan Keraton Kasepuhan, menurut Azis, pihaknya tidak berpikir ke sana.

“Pemkot tidak ingin masuk ke dalam keraton, tapi sing beres konon. Secara de facto ada dua keluarga di situ, dua-duanya eksis. Jadi saya harap persoalan ini bisa selesai. Paling lambat Minggu depan pertemuan bisa digelar kembali,” tuturnya. (*)

0 Komentar