Muhamad Mukhtar Zaedin, sebagai motor penggerak dan pakar dalam alih bahasa, mengungkapkan bahwa memang babad bukanlah satu catatan ilmiah sejarah. Namun, bisa melengkapi bukti bukti sejarah yang ada karena di dalam babad ada hikayat hikayat yang berkembang di masyarakat pada masa itu yang di masukkan secara tertulis.
Bagi pegiat sejarah, buku Sejarah Peteng Sejarah Rante Martabat Tembung Wali ini yang terangkum sebanyak 277 halaman dan ditulis oleh Muhammad Mukhtar Zaedin, H. Sariat Arifia dan Ki Tarka Sutarahardja. Dan, selaku editor Drh. H.R.Bambang Irianto.BA, dengan tata letak oleh Nasir Nur H, diikuti desain sampul oleh Nur Huda A, dan telah masuk dalam cetakan sejak oktober 2020, sungguh menarik untuk di baca.
