“Kami tidak putus asa. Kami berpikir dengan atau tanpa negara mengakui kami, kami tetap bisa menjaga keutuhan komunitas. Di era globalisasi, kita masih bisa meneguhkan eksistensi komunitas masyarakat adat karuhun Sunda Wiwitan di Jawa Barat,” ujarnya. (*)
Apa Kabar Sunda Wiwitan?
