Mencari Jejak Kerajaan Sunda Kuno

Prasasti Huludayeuh
Situs Huludayeuh berada di Kampung Huludayeuh, Desa Bobos, Kecamatan Sumber, Cirebon
0 Komentar

Sumber lain adalah Prasasti Kebantenan. Dengan jelas dikatakan adanya daerah keagamaan yang diresmikan oleh Raja Sunda, Jayadewata atau Sri Baduga Maharaja (1482-1521) yang berkedudukan di Pakuan.

Prasasti itu berisi pesan sang raja untuk tak mengganggu gugat permukiman Jayagiri dan Sundasembawa, serta tanah dewa sasana yang ada di Gunung SamayaDaerah itu merupakan larangan yang tak boleh ditariki pajak. Di sana tempat tinggal bagi para wiku. Bagi yang menggangu akan dibunuh.

Prasasti ini menyebut daerah larangan itu kabuyutan dan kawikuan. Sementara menurut Agus, kata sasana dalam bahasa Sunda Kuno mungkin sama pengertiannya dengan kata sasanadalam bahasa Jawa Kuno. Artinya mungkin tempat duduk. Jadi, dewa sasana dalam prasasti berarti tempat persemayaman dewa.

Baca Juga:Tidak Ada Nama Raja Sunda Bernama Prabu Siliwangi?Pangeran Sutajaya Punya Banyak Nama?

Sejauh ini, telah ditemukan beberapa sisa bangunan yang bisa dikaitkan dengan Kerajaan Sunda Kuno. Sayangnya tersebar di beberapa tempat yang berjauhan dan kondisinya hanya tinggal serakan batuan andesit atau bata.

Di daerah Pananjung, Pangandaran misalnya, penduduk setempat menyebut situs itu Batu Kalde. Di sana ditemukan balok-balok batu. Sebagian masih terkubur, sebagian lainnya berserak di permukaan tanah. Situs ini pernah diekskavasi Puslit Arkenas pada 1985 dan 1987. Hasilnya di sana pernah berdiri struktur bangunan.

Menariknya, kemungkinan situs ini pernah pula dikunjungi oleh Bujangga Manik. Dalam laporannya dia menyebut sepulang dari Jawa Tengah dan Timur singgah di Desa Pananjung. Letaknya di sebuah tanjung yang menjorok ke laut selatan.

Lalu ada lagi tinggalan di Desa Karangkamulyan, Cisaga, Ciamis yang mirip dengan peninggalan tradisi megalitik. Namun dengan temuan batu mirip lapik arca kemungkinan situs ini terkait masa sejarah, khususnya Kerajaan Sunda.

“Bentuknya hampir mirip dengan bentuk lapik di Situs Batu Kalde. Lapik seperti itu dijumpai pula di dalam perwara selatan Candi Sambisari, Jawa Tengah,” kata Agus.

Di daerah Kuningan, Jawa Barat juga banyak situs yang kemungkinan bisa dikaitkan dengan perkembangan Kerajaan Sunda. Di Desa Sagarahiyang, Kuningan, di atas bukit yang disebut Pasir Sanghiyang terdapat arca Nandi yang telah rusak, lingga, dan yoni.

0 Komentar